Cak Imin Dilaporkan Usai Pantun ke Mamuju Jangan Lupa Pakai Sepatu

    Tangkapan layar Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (Instagram: @cakiminow)

    INTRIK.ID — Calon wakil presiden (cawapres) dari Koalisi Perubahan, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Dilaporkan ke pihah Bawaslu, buntut pantun yang dilontarkannya belum lama ini.

    Cak Imin dilaporkan oleh pihak Advokat Pengawal Demokrasi (APD) ke pihak Bawaslu karena dinilai ‘mencuri start’ kampanye.

    Dalam laporannya, APD melihat isi pantun yang diucapkan Cak Imin bagian kampanye karena berisi ajakan untuk memilih.

    Cawapres pendamping Anies Baswedan tersebut dinilai telah melanggar aturan kampanye yang sebelumnya telah disepakati.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Diketahui, cawapres dari Koalisi Perubahan tersebut menyampaikan pantunnya saat acara pengundian nomor urut peserta Pilpres 2024, di kantor KPU di kawasan Menteng, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

    Dalam pantunnya yang diucapkan saat menyampaikan sambutan dari masing-masing kandidat, Cak imin menyinggung nomor urut yang diperolehnya.

    Sang Ketua Umum PKB tersebut diduga mengajak publik untuk turut memilih pasangan nomor urut 1, yakni nomor hasil undian yang diperolehnya.

    Berikut bunyi pantun sang cawapres pendamping Anies Baswedan tersebut saat di hadapan para undangan yang hadir.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Ke Mamuju jangan lupa pakai sepatu, kalau ingin maju pilih nomor satu,” ucap Cak Imin dengan penuh rasa percaya diri.

    Kalimat “kalau ingin maju, pilih nomor satu” dinilai APD sebagai bagian dari ajakan pada publik atau kampanye.

    Menanggapi laporan tersebut, cawapres dari Koalisi Perubahan tersebut berkomentar cukup santai, menurutnya apa yang diucapkan hanyalah sebuah pantun.

    “Bukan kampanye kok, itu hanya pantun,” ucap Cak Imin pada awak media saat kunjungannya di Sentul Bogor, Jawa Barat, 18 November 2023.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Praktik Curang Administrasi Ekspor Balok Timah, Berpotensi Merugikan Negara

    Praktik Curang Administrasi Ekspor Balok Timah, Berpotensi Merugikan Negara

    APDESI Bangka Tengah Sebut Alasan PKS Tekan Harga Sawit karena Pasar Global Hoaks, Minta Pemerintah Bertindak Tegas

    APDESI Bangka Tengah Sebut Alasan PKS Tekan Harga Sawit karena Pasar Global Hoaks, Minta Pemerintah Bertindak Tegas

    3.169 Satwa Dilepasliarkan, Bukti Komitmen Lingkungan PT Timah

    3.169 Satwa Dilepasliarkan, Bukti Komitmen Lingkungan PT Timah

    Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Dugaan Korupsi MBG Diusut

    Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Dugaan Korupsi MBG Diusut

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    2.500 Pelajar di Desa Perlang Belum Nikmati MBG, APDESI Minta BGN Dievaluasi

    Pancasila Jadi Kompas Kerja, PT Timah Gelar Upacara Serentak di Berbagai Daerah

    Pancasila Jadi Kompas Kerja, PT Timah Gelar Upacara Serentak di Berbagai Daerah