
Kapolres Bangka Tengah, AKBP Dwi Budi Murtiono melalui Kasi Humas, IPDA Erwin Syahri mengatakan saat itu korban sempat memberontak.
“Pelaku melampiaskan hawa nafsunya dengan mencium dan meraba-raba di bagian intim korban. Korban sempat memberontak menolak perlakukan bejat korban,” ungkapnya, Kamis (27/6/2024).