
“Kita butuh kordinasi dalam merencanakan pembangunan desa, supaya jangan ada double anggaran. Nanti pihak desa menganggarkan pemkab juga menganggarkan dengan kegiatan yang sama. disinilah kita butuh kordinasi agar selaras,” pungkasnya.
Masih kata Mulkan, kegiatan WorkShop ini bentuk sinergisitas antara Pemdes dan BPD.
“Saya dapat kabar yang mengelar workshop ini ide Pemdes dan BPD nah langkah yang baik. kita harapkan rencana pembangunan desa sudah terencana. Mengingat pemeriksaan keuangan bukan dilihat besar nilai pembangunan, akan tetapi terencana atau tidak,” ujarnya.
