
“Beberapa bulan yang lalu ada rasa letih didalam hati ini, ada rasa kecewa, ada rasa gundah gulana di hati ini. Karena ujian dan permasalahan yang kami hadapi, hari ini secara pribadi saya ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada alim ulama, para ustadz, kyai dan tokoh agama orang tua kami yang telah mendoakan kami sehingga mampu melewatinya,” ungkapnya.
Dengan kegiatan MTQH ke-XXXI yang berlangsung meriah dan khidmat ini, Molen menyebutkan rasa letih dan gundah gulana yang ia rasakan seakan hilang seketika. Baginya ada rasa kagum dan kerinduan yang mendalam pada pembukaan MTQH kali ini.
“Jika melihat kondisi pada malam hari ini, ada rindu yang tak tertahankan, dulu 2019 kita laksanakan di Alun-alun Taman Merdeka, tahun 2020 dan 2021 juga sama, tahun ini kita laksanakan di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang ini, kesejukannya dapat. Ada rasa hilangnya letih, di saat melihat kegiatan ini dari awal tadi, empat bulan lagi kami meninggalkan Kota Pangkalpinang sebagai wali kota pada periode pertama,” jelas Molen.