
Selanjutnya metode ketiga pencarian dibawah permukaan laut di areaQ. 2°49’15″S 108°20’48″T, R. 2°47’27″S 108°19’47″T, S. 2°46’40″S 108°21’59″T, T. 2°48’27″S 108°22’56″T.
“Pencarian Pararel Sweep Search Pattern akan menggunakan KM Quin (pottable di kapal ikan), KRI SPICA dan rubber boat Basarnas,” tegas Made.
“Dalam alut ini sudah dilengkapi peralatan dalam mencari korban karena memiliki sensor yakni MBES (Multi Beam Echo Sounder), SSS (Side Scan Sinar), Magnetometer, aqua eye bahkan dengan penyelaman,” tambahnya.
Selain itu, tim juga kan melakukan pemantauan di udara dengan area A. 2°53’17″S 108°19’1″T, H. 2°40’9″S 108°13’14″T, I. 2°36’49″S 108°20’41″T, P. 2°50’6″S 108°26’39″T menggunakan BO-105/ P1113 (Standby) dan AW189/ P7002.(*/red)