
Hal ini juga menuai protes dari berbagai kalangan termasuk Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kabupaten Bangka.
Bahkan Ketua DPD KNPI Bangka, Adi Putra gencar menyuarakan keanehan tersebut dengan berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk ke Pj Gubernur Babel yang akhirnya sampai ke BPIP Pusat.