BI: Pertumbuhan Ekonomi Kota Pangkalpinang Lebih Tinggi Dari Provinsi

    Foto: Wali Kota Pangkalpinang, Molen saat memberikan sambutan. (Ist)

    “Tentu berdampak bagi domestik pada stabilitas makro ekonomi. Tantangan keadaan realita saat ini ialah Bigger Unknown, Post Crisis Exit, Policy Strategy, Digital Era/Transformation, Sustainability Issues Inclusion and Green,” imbuh Agus dalam pemaparannya.

    Agus menuturkan, ekonomi Bangka Belitung terus tumbuh dari tahun ke tahun, dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 4,13% pada 2010-2021. Dalam 11 tahun terakhir terjadi perubahan pangsa LU utama, dimana pangsa LU industri pengolahan dan pertambangan mengalami penurunan, sedangkan LU pertanian, perdagangan dan kontruksi mengalami peningkatan.

    “Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bangka Belitung tumbuh tinggi pada triwulan III 2022 sebesar 4,51% (yoy), lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 5,24% (yoy). Hal ini terjadi seiring dengan menurunnya LU pertanian khususnya pada subsektor perikanan tangkap. Disisi lain, ekspor luar negeri terkontraksi didorong oleh menurunnya ekspor timah dan karet seiring dengan tren penurunan harga global kedua komoditas tersebut,” paparnya.

    Di Kota Pangkalpinang, Agus menyebut perekonomian mulai tumbuh ditahun 2021 setelah terkontraksi akibat Covid-19 ditingkat global, nasional, dan regional. Pada tahun 2021, pertumbuhan ekonomi Pangkalpinang tercatat tumbuh sebesar 9,27% (yoy) lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Bangka Belitung yang tumbuh sebesar 5,05% (yoy). Adapun pangsa PDRB terhadap PDRB Bangka Belitung rata-rata mencapai sebesar 17,70% selama tahun 2017-2021.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook