
Menurut Budi, terkait inflasi, peredaran uang di Bangka Belitung relatif banyak, faktor yang mempengaruhi seperti adanya tambang timah, perkebunan sawit, dan aktivitas ekonomi masyarakat lainnya.
“Harapannya secara bijak sesuai kebutuhan, jangan sesuai keinginan sehingga bisa mengurangi tekanan inflasi di daerah,” sebutnya.
Pihaknya bersama Wali Kota Pangkalpinang juga berdiskusi mengenai langkah-langkah yang tepat bersifat struktural terhadap mitigasi dan inflasi. Kedua belah pihak akan berupaya menurunkan inflasi.
Diketahui, Bangka Belitung berada pada posisi ketiga besar tingginya inflasi tingkat nasional, sebagaimana yang termaktub dalam Pidato Resmi Presiden Republik Indonesia pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Inflasi Tahun 2022 dalam beberapa hari terakhir.