
Ketua Komunitas Bangka Tengah Hijau Budi Randa Hutagalung mengatakan lomba Ngelempah Kuning Ikan Bang Ayi ini akan menjadi lomba yang terseru dan ikonik karena merupakan sebuah gerakan kampanye akan kuliner khas Bangka Belitung.
“Perlombaannya mulai panjat pinang, tarik tambang, makan kerupuk, gigit koin, lomba air, mengingat kata, lari sarung, suap pisang dan Ngelempah kuning yang bisa dikatakan menjadi ikon dan mengkampanyekan kuliner kearifan lokal,” ungkapnya.
Hadiah yang diperebutkan peserta Ngelempah Kuning Ikan berupa uang tunai yaitu Rp 1.5 juta rupiah juara I, Rp 1 juta rupiah juara II dan Rp 500 ribu rupiah juara III untuk masing-masing kategori.
“Panitia menyakini peserta yang ikut lomba, bukan hanya mau hadiah saja, tapi lebih pada kemanfaatan kedepan jika ingin berbisnis kuliner serta kebahagian bersama-sama tim ditengah-tengah seluruh warga yang hadir,” jelas Budi.
Sementara itu ketua panitia lomba memasak lempah kuning Siska mengatakan bahan utama ikan bulet karena memiliki kandungan protein dan lemak yang baik serta banyak di Provinsi Bangka Belitung.
“Bahan lomba memasak lempah kuning disediakan oleh panitia untuk di olah peserta, juga diberi waktu 45 menit untuk olah menjadi menu lempah kuning siap saji,” jelas Siska
Adapun kategori penilaian juri lomba lempah kuning yaitu cita rasa, kebersihan, kekompakan, kostum dan seni penyajiannya,” tandasnya.(Erwin)