Belajar Tak Cukup dari Buku, 150 Siswa Toboali Telusuri Sejarah Timah

    Menurutnya, pembelajaran langsung di museum memberi kesempatan kepada siswa untuk melihat peninggalan sejarah yang selama ini mereka pelajari secara teori. Ia berharap museum terus memperkaya materi edukasi dan koleksi artefak agar semakin banyak informasi sejarah daerah yang bisa dipelajari pengunjung.

    Salah seorang siswa, Mohammad Fazil, mengaku tertarik melihat beragam koleksi, mulai dari koin, perhiasan, dan peralatan makan berbahan timah hingga batuan, pasir, peralatan tambang, serta alat angkut hasil tambang yang digunakan pada masa lalu.

    Melihat benda-benda tersebut secara langsung, menurut Fazil, membuat materi sejarah pertimahan lebih mudah dipahami dibandingkan hanya mempelajarinya melalui buku.

    Pengalaman serupa dirasakan Saqillah Zalyara, siswi kelas VIII. Ia tertarik mempelajari sejarah perjuangan Depati Amir, salah satu tokoh penting dalam sejarah Bangka Belitung. Saqillah bahkan membaca materi tentang tokoh tersebut berulang kali agar dapat memahami kisah perjuangannya lebih dalam.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook