
Secara teknis, Intel Core Ultra 9 290HX Plus mengusung arsitektur hybrid yang terdiri dari 18 inti (core). Ada juga 18 thread dengan kecepatan clock maksimal mencapai 5,1GHz. Chipset ini juga sudah lengkap dengan NPU (Neural Processing Unit) khusus. Fungsinya untuk mempercepat pemrosesan tugas berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Pada sektor pengolahan grafis, Asus Tianxuan 7 Pro sudah lengkap dengan GPU Nvidia generasi terbaru, yakni RTX 5060 dan RTX 5070. Kedua unit pemroses grafis ini menggunakan teknologi memori video GDDR7 dengan kapasitas sebesar 8GB.
Dalam pengoperasiannya, GPU ini memiliki Total Graphic Power (TGP) maksimal sebesar 115W. Asus juga menyertakan dukungan teknologi DLSS 4.5, yang berfungsi mengoptimalkan jumlah bingkai per detik (FPS) saat menjalankan permainan dengan resolusi tinggi.
Baca juga: ASUS ExpertBook Ultra 2026, Laptop Super Ringan dan Performa Tetap Gahar
Laptop ini menggunakan panel layar berukuran 16 inci dengan resolusi 2560 x 1600 piksel serta rasio aspek 16:10. Spesifikasi layar ini sangat mendukung aktivitas gaming kompetitif karena memiliki tingkat penyegaran (refresh rate) mencapai 300Hz dan waktu respons hanya 3ms.
Panel layar tersebut mampu mencapai tingkat kecerahan maksimal hingga 500 nits dengan cakupan warna standar DCI-P3. Untuk kenyamanan visual, Asus menambahkan lapisan anti-glare serta teknologi G-Sync guna mencegah terjadinya gangguan robekan gambar atau screen tearing.
Untuk menjaga kestabilan suhu komponen internal, Asus menerapkan sistem pendingin dengan dua kipas dan saluran ventilasi udara di bagian belakang. Sistem termal ini mampu menangani total daya platform hingga 180W secara keseluruhan. Dalam kondisi beban kerja tinggi, CPU dapat mengonsumsi daya hingga 90W, sementara GPU bekerja pada 115W.