Asrama dan Masjid, PT Timah Dukung Pendidikan Santri hingga Edukasi Kebakaran

    INTRIK.ID, BABEL — Dukungan terhadap pendidikan santri tak cukup hanya dengan ruang kelas dan tempat tinggal yang layak. Akses belajar, pembentukan karakter, hingga pengetahuan keselamatan juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda.

    Hal itu menjadi salah satu fokus program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Timah (Persero) Tbk. Di sejumlah wilayah operasionalnya, perusahaan ini menyalurkan dukungan untuk pengembangan fasilitas pesantren sekaligus memberikan edukasi bagi para santri.

    Dukungan tersebut mencakup bantuan pembangunan asrama Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Mansyur di Desa Balunijuk, Kabupaten Bangka, serta pembangunan dan kelengkapan ruang belajar Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Permata Belitung di Tanjungpandan.

    Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Mansyur telah berdiri sejak 2011. Berawal dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), lembaga tersebut berkembang dengan menyediakan sejumlah jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah pertama.

    Ketua Yayasan Al-Mansyur, Ali Mutakin, mengatakan pengembangan fasilitas pendidikan penting untuk mendukung pertumbuhan pesantren dan memperluas kesempatan anak-anak memperoleh pendidikan.

    Menurutnya, keterbatasan biaya dan akses masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat untuk melanjutkan pendidikan. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak diperlukan agar lembaga pendidikan dapat menjangkau lebih banyak peserta didik.

    “Dalam telaah saya, tingginya angka putus sekolah bukan semata-mata karena minat anak-anak untuk belajar yang rendah, tetapi juga karena aksesibilitas dan keterbatasan biaya. Kami sendiri konsisten memberikan beasiswa kepada 20 hafidz dan hafidzah setiap tahun,” ujarnya.

    Ali mengapresiasi bantuan PT Timah untuk pengembangan fasilitas pendidikan di yayasannya. Sebelumnya, yayasan tersebut juga pernah menerima bantuan perusahaan untuk pembangunan SDIT Al-Mansyur pada 2017.

    Bantu pesantren menyediakan ruang belajar

    Dukungan serupa diberikan kepada Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Permata Belitung. Bantuan yang disalurkan pada 2026 ditujukan untuk mendukung pembangunan dan kelengkapan ruang belajar bagi kegiatan pendidikan formal maupun tahfiz Al-Qur’an.

    Ketua Yayasan Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Permata Belitung, Nur Khotim, mengatakan pesantren yang berlokasi di Air Merbau, Tanjungpandan, tersebut memiliki sekitar 45 santri. Selain pendidikan formal, pesantren juga menyelenggarakan kegiatan TPA pada sore hari.

    Menurut Nur Khotim, ruang kelas yang memadai menjadi salah satu kebutuhan penting untuk menunjang kegiatan belajar dan pembinaan santri.

    Ia berharap dukungan tersebut membantu pesantren melengkapi fasilitas pendidikan sekaligus membuka kesempatan bagi lebih banyak anak untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an di daerahnya sendiri.

    “Tujuan kami mendirikan pesantren tahfiz ini supaya ada penerus-penerus penghafal Al-Qur’an. Anak-anak di sekitar sini juga punya tempat untuk belajar tahfiz Al-Qur’an tanpa harus keluar daerah,” tuturnya.

    Masjid dan pembinaan karakter santri

    Selain asrama dan ruang belajar, PT Timah turut memberikan bantuan pembangunan masjid di Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Madinatunnajah, Yayasan Khodijah Center Madani, Kota Pangkalpinang.

    Masjid tersebut direncanakan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga mendukung kegiatan pembelajaran dan pembinaan karakter para santri.

    Ketua Yayasan Khodijah Center Madani, Samiah, mengatakan pesantrennya saat ini memiliki 73 santriwati. Sementara itu, kegiatan TPA pada sore hari diikuti sekitar 100 anak.

    Ia mengapresiasi bantuan yang diberikan PT Timah dan berharap pembangunan masjid dapat segera diselesaikan sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh para santri serta masyarakat sekitar.

    Santri juga dibekali pengetahuan keselamatan

    Kontribusi PT Timah dalam pendidikan keagamaan tidak hanya berupa pembangunan fisik. Perusahaan juga mendukung kegiatan edukasi keselamatan dan pengenalan penanganan kebakaran bagi santri dan santriwati Pondok Pesantren Darul Furqan, Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

    Kegiatan yang dilaksanakan bersama PT Timah Division Kundur Area itu berlangsung dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Pondok (MPLP) Tahun Ajaran 2026/2027.

    Para santri mendapatkan pengetahuan dasar mengenai potensi bahaya kebakaran, pengenalan alat pemadam api, serta langkah menghadapi keadaan darurat secara tepat dan aman.

    Pimpinan Pondok Pesantren Darul Furqan, H. Choirur Rosid, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pengetahuan keselamatan perlu diberikan sejak dini agar santri mampu mengenali risiko dan memahami tindakan yang perlu dilakukan saat menghadapi situasi darurat.

    Melalui berbagai program tersebut, PT Timah berupaya mendukung kebutuhan pendidikan keagamaan di wilayah operasional perusahaan, mulai dari pengembangan sarana belajar hingga peningkatan pengetahuan dan keterampilan santri.

    Sumber: PT Timah Tbk

      Ikuti kami di Facebook