Ambang Batas 5 Persen Makin Ketat, PKS Bangka: Justru Jadi Pelecut

    Caption: Marianto

    INTRIK.ID, BANGKA — Usulan kenaikan parliamentary threshold menjadi 5 persen bakal membuat persaingan partai politik menuju parlemen semakin ketat. Namun, Ketua DPD PKS Kabupaten Bangka Marianto justru menyebut angka tersebut sebagai pelecut bagi partainya untuk memperkuat organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.

    Pernyataan itu disampaikan Marianto menyikapi kesepahaman Golkar dan PKS di tingkat pusat yang mengusulkan ambang batas parlemen sekitar 5 persen dalam pembahasan revisi UU Pemilu.

    Bagi PKS Bangka, tantangan tersebut tidak dianggap sebagai hambatan.

    “Bagi PKS, angka 5 persen tidak memberatkan. Justru ini menjadi pelecut dan pemicu bagi kami untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta kualitas kepartaian secara organisasi,” ujar Marianto.

    Menurutnya, ambang batas yang lebih tinggi dapat mendorong partai untuk tidak berpuas diri. Ia menilai setiap partai harus berlomba memperkuat struktur, meningkatkan kualitas kader serta memperluas pelayanan kepada masyarakat.

    “Jika ambang batas dibuat terlalu rendah, partai bisa menjadi santai. Dengan adanya ambang batas 5 persen, kita terpacu untuk berlomba-lomba meningkatkan kualitas dan kuantitas kepengurusan di seluruh Indonesia,” katanya.

    Usulan 5 persen sendiri masih berada dalam proses pembahasan perubahan UU Pemilu. Ketentuan yang berlaku untuk Pemilu 2024 menetapkan parliamentary threshold sebesar 4 persen suara sah nasional untuk ikut dalam penentuan kursi DPR.

    Tiga Kursi Belum Jadi Alasan Berhenti

    Di tingkat Kabupaten Bangka, Marianto mengatakan PKS saat ini memiliki tiga kursi DPRD yang tersebar di tiga daerah pemilihan, yakni Sungailiat, Pemali-Bakar Puding, serta Merawang-Mendo Barat.

    Namun, capaian tersebut belum membuat PKS Bangka berhenti memperkuat mesin politiknya.

    Marianto menyebut penguatan struktur, penambahan kader, kaderisasi serta pelayanan publik menjadi fokus partainya.

    Ia juga menilai tiga anggota DPRD dari PKS yang duduk di Komisi I, II dan III terus menjalankan fungsi sesuai kewenangannya, termasuk pada bidang pendidikan, sosial, pertanian, perkebunan hingga infrastruktur.

    Incar Kursi di Dapil yang Belum Terisi

    Target berikutnya bahkan sudah diarahkan pada daerah pemilihan yang belum memiliki wakil PKS.

    Marianto mengatakan partainya ingin menambah jumlah kursi DPRD Kabupaten Bangka, termasuk berupaya mengisi keterwakilan di Dapil Belinyu-Riau Silip.

    “Kami terus berjuang dan optimistis untuk menambah kursi agar bisa mengakomodasi seluruh aspirasi masyarakat di seluruh Dapil Kabupaten Bangka secara utuh,” ujarnya.

    Ia menegaskan, menghadapi persaingan politik yang semakin ketat, prioritas PKS Bangka adalah memperkuat pelayanan kepada masyarakat serta menyalurkan aspirasi sesuai tingkatan pemerintahan, mulai dari kabupaten, provinsi hingga pusat.

      Ikuti kami di Facebook