
PANGKALPINANG. INTIK.ID – Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa ( BEM ) dari berbagai perguruan tinggi di Babel, tergabung dalam Aliansi BEM Babel membuat pernyataan sikap dan tututan terkait permasalahan ekologi di Provinsi Babel.
Sebanyak 5 pernyataan sikap dan tuntutan tersebut dilayangkan kepada pemerintah Provinsi Babel, tertuang dalam bentuk rilis resmi yang diterima INTRIK.ID, Minggu ( 10/1/2021) malam.
Koodinator Aliansi BEM Babel Wahyu Akmal saat dihubungi mengatakan konflik ekologis sangat krusial.
“Saat ini di Babel masih ada permasalahan konflik ekologi belum terselesaikan seperti pencemaran lingkungan, berdampak pada mata pencaharian masyarakat setempat,” ungkapnya.
Menyikapi permasalahan dimaksud, Wahyu Akmal menyampaikan kalau Aliansi BEM Babel punya tuntutan dan sikap.
“Dengan adanya beberapa persoalan lingkungan di Babel dengan tegas kami dari Aliansi BEM Babel menyatakan tuntutan dan sikap kepada pemerintah,” tegasnya.