Scroll untuk baca artikel
Provinsi Bangka Belitung

Ajak Diskusi 5 Ormas Islam, Kemenag Babel: Harus Menghasilkan Gagasan

251
×

Ajak Diskusi 5 Ormas Islam, Kemenag Babel: Harus Menghasilkan Gagasan

Sebarkan artikel ini
IMG 20230621 WA0018
Foto: Dialog Ormas islam di Grand Vella. (Erwin)

INTRIK.ID, BANGKA BELITUNG – Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar acara Dialog Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam dan Ormas Kepemudaan Islam selama dua hari di Hotel Grand Vela Pangkalpinang, Rabu (21/6/2023).

Untuk diketahui dialog ini diikuti 28 orang terdiri dari seluruh kabupaten kota yang ada di Bangka Belitung dengan total ormas 5 ormas Islam di Bangka Belitung.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Bangka Belitung, Tumiran mengatakan, acara ini dimuat dengan tujuan menguatkan etos kebangsaan.

“Kita berdialog agar semua ormas bisa saling memberikan pemikiran dan juga solusi untuk masyarakat dan penyelesaiannya di masyarakat tentunya,” ucapnya kepada intrik.id.

Tumiran juga menyebutkan, dalam dialog ini digabungkan antara kalangan muda dan tua bisa saling berdialog dan mampu memberikan satu kesatuan pemikiran yang dapat diterima secara umum oleh publik dan tidak bertendensi dengan satu instansi.

“Jangan sampai ada tendensius dengan seuzon satu baju yang dipakai seperti bilang ini punya si A, ini si B lah, tapi gunakan pemikiran yang semua orang menerima tanpa ada yang seuzon tapi mengedepankan nilai-nilai keagamaan dengan menyatukan nilai kebangsaan atas dasar perjuangan sebagai warga Republik Indonesia,” ujarnya.

Tumiran juga mengungkapkan, dialog ini harus menghasilkan sebuah pemikiran dan gagasan yang nantinya menjadi solusi dan diterima oleh masyarakat dengan cara yang benar, bahasa yang baik dan mudah dimengerti serta diterima oleh masyarakat dengan komitmen Kebangsaan.

“Ingat nilai-nilai kebangsaan, hadirkan pemikiran yang luar biasa dalam dialog ormas islam ini dan semua yang hadir bisa menjadi stabilisator dan kapalisator untuk masyarakat dengan induknya kebangsaan,” tegasnya.

“Dan kita juga jangan buang nilai-nilai kebudayaan kita dan merubah peradaban dengan yang seharusnya sebagai garda terdepan sebagai pemuda dan juga kaum tua yang mendorong dengan baik,” lanjut Tumiran.

Tumiran berharap, agar setiap masyarakat Indonesia bisa terkhusus Bangka Belitung bisa selalu menanamkan nilai-nilai kebangsaan dengan mengedepankan nilai agama dan tetap menanamkan keutuhan NKRI.