
Dalam sambutannya, Komisaris Utama PT Timah Agus Rohman, mengatakan esensi puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan menumbuhkan kepedulian antarsesama dan memperkuat tanggung jawab sebagai manusia, baik kepada Sang Pencipta maupun terhadap lingkungan dan sesama.
“Saya berharap di mana pun kita berada, masyarakat bisa merasakan kehadiran timah sebagai sesuatu yang didambakan, bukan menjadi beban. Ini adalah kebanggaan kita bersama, bahwa Bangka Belitung memiliki kekayaan alam timah yang luar biasa,” ujarnya.
Affan salah satu penerima santunan mengatakan, dirinya sangat senang ikut berbuka puasa bersama di PT Timah karena ramai dan seru serta bisa mendapatkan santunan.
“Seru buka puasa bersama PT Timah, ramai dan banyak makan enak dan senang mendapatkan santunan,” katanya.