
Kepala Kansar Pangkalpinang, I Made Oka Astawa mengatakan pihaknya langsung turun karena rute kapal itu melintasi perairan Bangka Belitung.
“Kami memberangkatkan satu tim rescue menggunakan Kapal Negara (KN) SAR Karna 245 didukung dokter dari Balai Karantina Kesehatan, Bakamla Babel dan Polairud Babel,” ungkapnya.
Ia mengatakan proses evakuasi sempat mendapatkan hambatan karena kapal sulit mendekat karena kondisi cuaca yang buruk. Sekitar pukul 00.45 WIB, tim baru bisa melakukan pengecekan kondisi korban dengan dugaan usus buntu.