
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, menyampaikan bahwa partisipasi Babel merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem industri halal daerah sekaligus mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional.
ISEF ke-13 tahun ini mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”. Festival tersebut diarahkan untuk memperkuat industri halal, memperdalam pasar keuangan syariah, serta mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam ekosistem ekonomi syariah.
Selain membawa produk UMKM, KPwBI Babel bersama WakafMU Babel turut memperkenalkan program Wakaf Produktif Hijau melalui Wakaf Waste Box (WWB). Inisiatif tersebut dapat ditemukan secara digital melalui stan Wakafein.
Program ini menghubungkan pemanfaatan aplikasi sosial syariah dengan upaya menjaga lingkungan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai digitalisasi wakaf sekaligus membuka peluang pengembangan program sosial yang mendukung kelestarian lingkungan.