
“Dari semua dana terserap itu dibagi ke beberapa sektor yakni, sektor Pertanian, Kelautan dan Perikanan sebesar 32 persen, sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 22 persen, sektor pertambangan dan penggalian sebesar 8 persen, sektor industri pengolahan sebesar 7 persen dan sektor kontruksi 6 persen,” sambungnya.
Sisyl berharap, kedepan pihaknya mampu menjadikan tingkat pengangguran terbuka sampai ke angka 0 persen.
“Yah kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi penggunaan terbuka dan berharap tahun depan akan lebih banyak pelatihan dan bantuan yang kita salurkan untuk masyarakat,” tutupnya.(Erwin)