
Dengan populasi kepiting yang terjaga, nelayan memiliki sumber daya laut yang lebih berlimpah dan berkelanjutan, sehingga berdampak positif pada pendapatan mereka.
Departement Head Corporate Communication PT Timah Anggi Siahaan mengatakan, program ini rutin dilaksanakan untuk menjaga populasi kepiting agar tidak punah.
“Kepiting bakau memiliki nilai ekonomis serta banyak peminatnya, sehingga perusahaan berupaya menjaga populasi kepiting supaya makin banyak dan berkembang sehingga akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat nelayan,” ucap Anggi.