
INTRIK.ID, PANGKALPINANG — Sekitar 21 ribu kepala keluarga (KK) di Kota Pangkalpinang tercatat dalam kelompok desil 1 hingga 4. Namun, baru hampir 8 ribu KK yang tercatat menerima bantuan sosial.
Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Barka, mengatakan tidak semua keluarga yang masuk kelompok desil tersebut otomatis memperoleh bantuan sosial. Penerimaannya bergantung pada persyaratan dan jenis program yang tersedia.
“Dari desil satu sampai dengan desil empat ini ada 21 ribu KK. Dari 21 ribu itu, saat ini yang menerima bantuan sekitar hampir 8 ribu,” ujar Barka.
Ia menjelaskan, sebagian keluarga yang belum menerima bantuan tunai atau bantuan pangan telah terdaftar dalam program Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk jaminan kesehatan.
Menurut Barka, jumlah penerima bantuan sosial pada tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Perubahan tersebut diduga berkaitan dengan pemutakhiran data secara nasional, yang memungkinkan adanya penerima baru sekaligus penerima yang tidak lagi memenuhi kriteria.
“Tahun ini lebih banyak. Mungkin ini dikarenakan pemutakhiran secara nasional. Jadi ada yang keluar, kemudian ada yang masuk lagi,” katanya.
Barka menjelaskan bahwa status desil merupakan salah satu unsur dalam penentuan sasaran bantuan. Karena itu, masuk desil 1–4 tidak serta-merta menjamin keluarga memperoleh seluruh jenis bantuan sosial.
Dinas Sosial mengimbau masyarakat memastikan data kesejahteraan dan kependudukannya tercatat dengan benar. Warga yang merasa kondisi ekonominya tidak sesuai dengan kategori desil dalam data dapat mengajukan pembaruan melalui kelurahan.
Data yang akurat menjadi penting agar program perlindungan sosial dapat menjangkau keluarga sesuai kriteria masing-masing bantuan.