
Sementara itu, salah satu pedagang UMKM pempek yang berjualan, merasakan dampak langsung yang luar biasa dari event yang di adakan pemerintahan ini.
“Biasannya jualan saya laku paling 10-20 cup sehari. Ini belum sehari bisa 30-40an cup pempek. Ini luar biasa. Makasih pak bupati, ” tandas Ani, Pedagang asal Koba.
Namun, dari meriahnya event, pedagang pasar malah mengeluhkan omset turun karena banyak sekali masyarakat yang mengira pasar moderen Koba tutup gara-gara start pawai dan karnaval di pasar moderen.