
“Alhamdulillah, dengan bantuan tangki air ini lebih mudah kami mendapatkan air. Tidak perlu lagi mencari tampungan air. Saat bantuan air bersih datang, kalau kita butuh tinggal buka keran,” katanya.
Syafrizal mengapresiasi respons PT Timah dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.
Ia menyebut dukungan tersebut menunjukkan koordinasi antarpihak dapat segera diwujudkan dalam bentuk bantuan yang langsung dirasakan warga.
“PT Timah sudah responsif. Hari ini saya sampaikan surat, besok pagi langsung dipesan. Ini merupakan nilai plus atas kerja sama dan kolaborasi kita,” katanya.
Menurut Syafrizal, koordinasi tersebut tidak berhenti pada rapat atau pembahasan, tetapi diwujudkan dalam bentuk bantuan nyata bagi masyarakat.
“Artinya rapat yang kita laksanakan tidak hanya sekadar seremonial belaka, tetapi diwujudkan dalam bentuk bantuan yang nyata. Terima kasih kami ucapkan kepada PT Timah atas bantuan dan kerelaannya dalam membantu masyarakat di Kabupaten Bangka Barat,” ujarnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama kondisi kekeringan masih berlangsung.
Di sisi lain, Perumdam Tirta Sejiran Setason terus berupaya mencari sumber air alternatif agar pelayanan kepada masyarakat tetap dapat berjalan di tengah keterbatasan sumber air.(*)
Sumber: PT Timah Tbk