
Penyerang kelahiran Uruguay tersebut telah lama berkarier di sepak bola Indonesia. Setelah memperoleh kewarganegaraan Indonesia, ia menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan Garuda hingga final Piala AFF 2010.
Gonzales bukan satu-satunya nama. Kim Jeffrey Kurniawan juga memperoleh kewarganegaraan Indonesia pada tahun yang sama. Setelah itu, sejumlah pemain lain mengikuti program serupa, termasuk Diego Michiels, Greg Nwokolo, Victor Igbonefo, Tonnie Cusell, Ruben Wuarbanaran, Stefano Lilipaly, Raphael Maitimo, dan Sergio van Dijk.
Pada periode berikutnya, program tersebut dilanjutkan dengan nama-nama seperti Alberto Goncalves, Esteban Vizcarra, Otavio Dutra, Ilija Spasojevic, dan Marc Klok.
Laporan iNews pada Juni 2024 mencatat 31 pemain naturalisasi telah bergabung dengan Timnas Indonesia sejak 2010. Namun, angka tersebut merupakan catatan berdasarkan cakupan laporan itu, bukan angka resmi yang mencakup seluruh pemain sejak 1950-an hingga 2026.
Dalam artikel ini, istilah naturalisasi murni digunakan untuk pemain yang tidak diketahui memiliki garis keturunan Indonesia dan memperoleh kewarganegaraan melalui proses naturalisasi.
Istilah tersebut merupakan pengelompokan editorial berdasarkan informasi publik, bukan kategori hukum kewarganegaraan tersendiri.
Berikut sejumlah nama yang dikenal dalam perjalanan naturalisasi sepak bola Indonesia.
| Pemain | Negara asal | Klub saat atau sekitar proses naturalisasi |
|---|---|---|
| Cristian Gonzales | Uruguay | Persib Bandung |
| Greg Nwokolo | Nigeria | Pelita Jaya |
| Victor Igbonefo | Nigeria | Pelita Jaya |
| Bio Paulin | Kamerun | Persipura Jayapura |
| Alberto Goncalves | Brasil | Sriwijaya FC |
| Esteban Vizcarra | Argentina | Sriwijaya FC |
| Otavio Dutra | Brasil | Persebaya Surabaya |
| Ilija Spasojevic | Montenegro | Bhayangkara FC |
| Marc Klok | Belanda | Persija Jakarta |
| Fabiano Beltrame | Brasil | Persib Bandung |
Nama-nama tersebut memperlihatkan bahwa naturalisasi bukan semata-mata soal mencari pemain dari Eropa. Pemain asal Amerika Selatan dan Afrika juga pernah menjadi bagian dari strategi penguatan sepak bola Indonesia.
Cristian Gonzales menjadi salah satu contoh paling menonjol. Ia telah lama bermain di Indonesia sebelum menjadi WNI, kemudian mencetak tiga gol dalam perjalanan Timnas menuju final Piala AFF 2010.
Sementara itu, Marc Klok memperoleh kewarganegaraan Indonesia pada 2020 setelah berkarier di kompetisi domestik. Ilija Spasojevic dan Alberto Goncalves juga menjadi bagian dari gelombang pemain yang telah lama dikenal publik sepak bola Indonesia sebelum memperoleh kesempatan memperkuat Timnas.
Berbeda dari kelompok di atas, pemain diaspora memiliki hubungan keluarga dengan Indonesia. Mereka memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui proses yang berlaku dan harus memenuhi persyaratan FIFA sebelum bisa memperkuat Timnas.
Dalam gelombang modern, banyak pemain diaspora berasal dari Belanda karena sejarah hubungan Indonesia dengan negara tersebut. Namun, ada pula pemain kelahiran Belgia, Spanyol, Italia, dan negara lain.