
Guru SDN 1 Pemali Resty Delliani mengatakan UPTD SDN 1 Pemali merupakan sekolah Adiwiyata nasional. Dengan adanya bantuan tong sampah terpilah ini bisa membantu mereka dalam mengedukasi para pelajar untuk memahami cara mengelola sampah.
“Dengan adanya tempat sampah terpilah ini kami bisa memafasilitasi anak-anak untuk bisa memilah sampah organik, anorganik dan B3. Sehingga sejak dini anak-anak sudah bisa mengetahui beragam jenis sampah dan mereka bisa memilah sehingga kami berharap ini menjadi kebiasaan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Menurutnya, sampah-sampah yang sudah dipilah akan didistribusikan ke berbagai tempat seperti untuk sampah organik akan dimanfaatkan untuk pembuatan kompos bersama Dinas Lingkunga Hidup Kabupaten Bangka. Sedangkan untuk sampah-sampah anorganik akan diserahkan ke Bank Sampah Air Ruay untuk diolah menjadi berbagai produk.
“Kami apresiasi sekali PT Timah yang telah membantu memberikan tempat sampah terpilah bagi sekolah kami. Ini merupakan upaya bersama untuk mengedukasi anak-anak untuk mulai memilah dan mengolah sampah sejak usia dini,” katanya.