Scroll untuk baca artikel
Bangka

Pernah Ada Kasus Terorisme, FKPT Gelar Kenduri Desa Damai di Merawang

315
×

Pernah Ada Kasus Terorisme, FKPT Gelar Kenduri Desa Damai di Merawang

Sebarkan artikel ini
IMG 20231115 123144 357
Foto: Kegiatan kenduri FKPT Babel di Merawang. (Intrik)

INTRIK.ID, BANGKA — Forum Kordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) adakan nganggung bersama tokoh masyarakat Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka di Balai Adat Baturusa, Rabu (24/11/2023).

Kegiatan ini merupakan upaya pencegahan intoleransi, radikalisme dan terorisme. Selain tokoh masyarakat, dalam kegiatan ini juga hadir berbagai elemen masyarakat mulai dari pelajar hingga pihak keamanan setempat.

Ketua FKPT Babel, Sri Wahyuni menjelaskan Kecamatan Merawang dipilih menjadi lokasi kegiatan Kenduri Desa Damai BNPT karena salah satu desanya pernah ada kasus terorisme.

“Kita ingin masyarakat khususnya perangkat desa, tokoh-tokoh masyarakat, agama dan pemuda, mengenali dan peduli pada lingkungan sendiri, mewaspadai potensi-potensi intoleransi, radikalisme dan yang mungkin muncul di sekitar kita,” ungkapnya.

Ia mengatakan melalui tradisi dan budaya bisa menangkal sikap intoleran, radikal dan terorisme di daerah.

“Seperti adat Nganggung yang kita gelar ini merupakan kearifan lokal Babel yang bisa menjadi kegiatan memperkuat silaturahmi masyarakat kita,” sebutnya.

Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Pemerintahan Hj. Restunemi, SH, yang mewakili Pj Bupati Bangka mengatakan Kecamatan Merawang memiliki banyak kearifan lokal seperti Nanggung, Rebo Kasan, Mandi Belimau, sembahyang kubur dan Imlek.

“Semua kearifan lokal itu perlu diperkuat karena selain menjaga tradisi juga mampu meningkatkan silaturahmi sesama masyarakat kita, dan mencegah masuknya hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai masyarakat kita,” ujarnya.

“Saya sarankan kepada pemerintahan desa bisa menyiapkan anggaran untuk pencegahan intoleransi, radikalisme dan terorisme di desa masing-masing,” sebutnya.(red/*)

Home
Hot
Redaksi
Cari
Ke Atas