Naturalisasi Timnas Indonesia: Demiane Agustien Belum Jelas, Empat Pemain Asing Incar Status WNI

    Caption: Pemain muda Arsenal, Demiane Agustien. (Ist)

    INTRIK.ID, JAKARTA — Wacana penambahan pemain naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan. Namun, di tengah munculnya sejumlah nama pemain yang dikaitkan dengan proses perpindahan kewarganegaraan, belum semuanya memiliki kepastian untuk bergabung dengan skuad Garuda.

    Perkembangan terbaru datang dari gelandang muda Demiane Agustien yang dikabarkan memiliki peluang membela Indonesia. Akan tetapi, kabar mengenai proses kewarganegaraannya belum menunjukkan perkembangan konkret.

    Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan belum ada informasi lanjutan mengenai pemain muda tersebut. Ia juga menegaskan belum ada penambahan pemain naturalisasi baru yang dipastikan sedang diproses federasi.

    “Belum ada kabar,” kata Erick ketika ditanya mengenai perkembangan Demiane Agustien di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

    Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa munculnya nama pemain keturunan di ruang publik tidak otomatis berarti proses naturalisasi telah berjalan secara resmi.

    Empat pemain asing juga dikaitkan dengan proses menjadi WNI

    Di sisi lain, pemberitaan Suara.com pada 8 Oktober 2026 menyebut empat pemain yang dikabarkan sedang mengurus perpindahan kewarganegaraan, yakni Taisei Marukawa, Jordy Wehrmann, Ciro Alves, dan David da Silva.

    Keempatnya memiliki latar belakang yang berbeda. Jordy Wehrmann disebut mempunyai garis keturunan Indonesia. Sementara itu, Marukawa, Ciro Alves, dan David da Silva tidak diketahui memiliki darah keturunan Indonesia sehingga rencana mereka menjadi WNI menempuh jalur yang berbeda.

    Marukawa, pemain asal Jepang, disebut telah menyerahkan dokumen untuk proses naturalisasi. Adapun Ciro Alves sebelumnya dikabarkan berkonsultasi mengenai rencana memperoleh kewarganegaraan Indonesia di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara pada Desember 2025.

    David da Silva juga pernah menyampaikan keinginan untuk menetap di Indonesia dan mengurus kewarganegaraan.

    Meski demikian, informasi tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa keempat pemain sudah resmi menjadi WNI atau dipersiapkan PSSI untuk memperkuat Timnas Indonesia.

    Menjadi WNI tidak otomatis bisa membela Timnas

    Persoalan naturalisasi pemain sepak bola bukan hanya menyangkut perubahan status kewarganegaraan. Pemain yang ingin membela Indonesia juga harus memenuhi ketentuan kelayakan FIFA, termasuk persyaratan terkait hubungan dengan Indonesia dan status federasi sebelumnya apabila pernah memperkuat tim nasional negara lain.

    Bagi pemain keturunan, dokumen silsilah keluarga menjadi bagian penting dalam pembuktian hubungan dengan Indonesia. Sementara itu, pemain yang tidak memiliki garis keturunan Indonesia harus memenuhi ketentuan naturalisasi yang berlaku dan persyaratan FIFA yang relevan.

    Karena itu, proses menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan proses memenuhi syarat untuk membela Timnas Indonesia merupakan dua hal yang berbeda.

    Pemain yang sudah memperoleh paspor Indonesia belum tentu langsung memenuhi syarat untuk tampil bersama skuad Garuda. Begitu pula pemain yang menyatakan keinginan menjadi WNI belum dapat disebut sebagai calon pemain Timnas yang sudah pasti.

    PSSI dituntut memberi kejelasan

    Perkembangan ini menunjukkan pentingnya keterbukaan informasi mengenai status setiap pemain yang dikaitkan dengan naturalisasi. Publik perlu mengetahui apakah seorang pemain baru sebatas menyatakan minat, telah menyerahkan dokumen, sedang menjalani proses pemerintah, atau sudah resmi menjadi WNI.

    Kejelasan tersebut juga penting agar kabar mengenai pemain keturunan tidak berkembang menjadi ekspektasi berlebihan di kalangan suporter.

    Di tengah persiapan menghadapi berbagai kompetisi internasional, penambahan pemain memang dapat memperluas pilihan pelatih. Namun, keberhasilan program naturalisasi tidak cukup diukur dari banyaknya nama yang muncul.

    Yang lebih penting adalah kepastian proses, kelayakan pemain menurut regulasi, kebutuhan tim, serta kontribusi nyata ketika mendapat kesempatan membela Indonesia.

    Hingga 16 Oktober 2026, belum ada kepastian baru dari Erick Thohir mengenai proses naturalisasi Demiane Agustien. Sementara itu, kabar mengenai empat pemain asing yang ingin menjadi WNI masih perlu dibedakan dari proses resmi perekrutan pemain untuk Timnas Indonesia.

      Ikuti kami di Facebook