
“Bangka Belitung saat ini merupakan maskot tonggak awal ASEAN Blue Economy yang membantu mempromosikan potensi kekayaan maritim tentunya hal tersebut, salah satunya harus didukung dengan nelayan yang profesional dalam pembudidayaan, pemanfaatan dan pengolahan potensi hasil laut,” kata Beliadi pada saat rapat bersama, Rabu (02/08/2023).
Ia menambahkan, untuk memberikan dukungan pada nelayan salah satunya dengan memberikan kemudahan bagi nelayan dalam mendapatkan BBM melalui SPBUN. Dimana di selat Nasik sendiri sudah memiliki SPBUN dan untuk di Bangka Selatan tinggal petunjuk teknis yang masih dalam proses proses.
“Terkait pendistribusian BBM secara umum baik sekali, hanya saja perlu penambahan kuota 200kl/bulan untuk Solar dan 250kl/bulan untuk pertalite. Sementara SPBUN Bangka Selatan sudah ada tinggal menunggu kelengkapan persyaratan teknis saja,” lanjutnya.