2. Membantu mengurangi kerusakan otot
Berkat kandungan senyawa antioksidan di dalamnya, belerang ternyata bermanfaat dalam membantu mengurangi kerusakan otot.
Masih dari penelitian yang sama, sulfur disinyalir memiliki efek antioksidan. Efek antioksidan ini terlihat dapat mengurangi stres oksidatif dan kerusakan otot setelah olahraga.
Penelitian tersebut memberikan suplemen belerang 50 mg/hari pada pria yang jarang berolahraga. Hasilnya, peserta tersebut mengalami peningkatan senyawa antioksidan, penurunan kreatin kinase, dan kadar bilirubin setelah olahraga.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa mungkin saja suplemen sulfur bisa dipakai untuk mengurangi risiko kerusakan otot.
Namun, tentu studi lebih lanjut diperlukan untuk melihat, apakah manfaat belerang yang satu ini berlaku pada banyak orang.
3. Mengurangi risiko sejumlah penyakit
Belerang merupakan mineral yang mengandung sejumlah asam amino yang berperan penting dalam proses metabolisme tubuh.
Tidak heran bila belerang memiliki manfaat yang menguntungkan, terutama mencegah perkembangan berbagai penyakit. Hal ini dibuktikan melalui studi yang dimuat dalam Annals of the New York Academy of Sciences.
Penelitian yang dilakukan pada hewan tersebut menunjukkan bahwa pembatasan diet asam amino sulfur dapat menurunkan berat badan dan stres oksidatif.
Selain itu, para hewan pengerat tersebut juga mengalami peningkatan sensitivitas insulin.
Itu sebabnya, secara tidak langsung sulfur memiliki manfaat berupa mengurangi risiko sejumlah penyakit, seperti:
- penyakit jantung,
- diabetes tipe 2,
- kanker, dan
- penurunan fungsi otak akibat usia.
















