
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH— Kebakaran yang melanda Dusun Serdang, Desa Jelutung 2, Kabupaten Bangka Selatan, disebut menghanguskan lebih dari 500 rumah dan membuat sekitar 2.000 warga kehilangan tempat tinggal. Di tengah kebutuhan pengungsi yang mendesak, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Bangka Tengah menggalang bantuan kemanusiaan di Kota Koba.
Aksi bertajuk Galang Dana Kota Koba dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kegiatan ini mengajak masyarakat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak kebakaran, mulai dari makanan hingga perlengkapan tempat tinggal sementara.
Ketua PDPM Bangka Tengah, Sugiono, mengatakan penggalangan dana tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang kehilangan rumah dan harta benda akibat musibah itu.
“Kebakaran di Dusun Serdang adalah duka kita bersama. Ratusan saudara kita kehilangan tempat tinggal dan harta benda dalam sekejap. PDPM Bangka Tengah hadir untuk mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Koba dan sekitarnya bahu-membahu merapatkan barisan, menyalurkan bantuan terbaik demi meringankan beban para korban,” ujarnya di Koba, Selasa (13/10/2026).
Menurut Sugiono, kebutuhan pengungsi tidak hanya berupa makanan. Bantuan untuk bayi dan anak-anak, susu serta nutrisi, popok, pakaian, perlengkapan mandi, obat-obatan, dan selimut juga diperlukan. Selain itu, tenda darurat serta bahan bangunan seperti atap dan kayu dibutuhkan untuk mendukung pemulihan tempat tinggal warga.
PDPM Bangka Tengah membuka penerimaan bantuan berupa barang maupun donasi uang. Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat mendatangi posko penggalangan dana di Kota Koba sesuai jadwal kegiatan.
“Berapapun bantuan yang diberikan, akan sangat berarti untuk memulihkan senyum saudara-saudara kita di Serdang,” kata Sugiono.
Untuk informasi dan konfirmasi bantuan, masyarakat dapat menghubungi Robi Permana di 0812-9703-7521 atau Riyan Erwinsyah di 0819-9550-0243.
PDPM Bangka Tengah mengajak masyarakat untuk turut membantu sesuai kemampuan. Bantuan yang terkumpul diharapkan dapat meringankan kebutuhan mendesak warga terdampak kebakaran.
(*)