Bupati Bangka Takjub Lihat Panggung 15 Meter Buatan Santri Bahrul Ulum

    INTRIK.ID, BANGKA — Panggung setinggi 15 meter dengan lebar 24 meter membuat Bupati Bangka Ferry Insani takjub saat menghadiri pembukaan Panggung Gembira (PG) 619 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat, Jumat malam (9/10).

    “Belum pernah saya melihat panggung sebesar dan semegah seperti ini,” ujar Ferry di hadapan hadirin.

    Namun, kemegahan panggung tersebut bukan satu-satunya hal yang menarik perhatian. Seluruh rancangan dan pembangunan panggung merupakan hasil karya para santri Bahrul Ulum.

    Berdiri di tengah lapangan sepak bola pesantren, panggung tiga lantai itu dihiasi perpaduan warna hijau dan putih serta layar videotron di bagian tengah. Penampilannya menjadi pusat perhatian dalam pagelaran seni tahunan tersebut.

    Ferry secara resmi membuka PG 619 melalui pemukulan gong. Ia didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Hariyadi, Ketua Yayasan Bahrul Ulum Drs. H. Syaiful Zohri, Kepala Ponpes Bahrul Ulum Ustadz Sukaryadi, serta sejumlah undangan lainnya.

    Menurut Ferry, penyelenggaraan PG 619 menunjukkan bahwa santri tidak hanya mempelajari ilmu agama, tetapi juga memiliki ruang untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang lain.

    “Kita harus apresiasi kegiatan ini. PG menunjukkan bahwa pesantren ini sudah modern. Tidak hanya belajar fiqih dan hadis, tetapi juga mengembangkan potensi dan kreativitas,” katanya.

    Ia berpesan agar para santri terus belajar dan mengasah kemampuan di berbagai bidang sehingga dapat memperoleh ilmu yang bermanfaat selama menempuh pendidikan di pesantren.

    Ketua Yayasan Bahrul Ulum, Syaiful Zohri, mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran Bupati Bangka yang sekaligus membuka kegiatan tersebut.

    “Alhamdulillah malam ini Pak Bupati berkenan datang sekaligus membuka acara. Kehadiran beliau sangat kami nanti-nantikan,” ujarnya.

    Syaiful menjelaskan, Panggung Gembira merupakan agenda tahunan yang terus dikembangkan. Tahun ini, panitia menginginkan konsep yang lebih megah dan modern dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

    Kepala Ponpes Bahrul Ulum, Ustadz Sukaryadi, turut mengapresiasi kerja keras para santri yang mempersiapkan kegiatan bersama pendampingan ustadz dan ustadzah.

    “PG 619 ini adalah hasil kerja keras para santri dengan pendampingan ustadz dan ustadzah. Terima kasih atas kekompakan kalian semua,” katanya.

    Malam pertama PG 619 dikhususkan bagi santriwati putri. Berbagai penampilan disuguhkan, mulai dari sholawat, hadroh, tilawah, tari kombinasi hingga atraksi seni lainnya.

    Pagelaran akan berlanjut pada Sabtu malam (10/10) dengan penampilan para santri putra.

    Melalui PG 619, para santri tidak hanya tampil di atas panggung, tetapi juga menunjukkan hasil kerja sama dan kreativitas yang mereka bangun selama persiapan acara.(*)

      Ikuti kami di Facebook