
Selain itu, hasil pemeriksaan perlu disampaikan secara terbuka, termasuk apabila ditemukan ketidaksesuaian dengan standar operasional prosedur. Jika terdapat pelanggaran, tindakan korektif harus dilakukan sesuai ketentuan dan berdasarkan bukti.
Program pemenuhan gizi bagi pelajar memiliki tujuan penting. Akan tetapi, manfaatnya harus berjalan beriringan dengan jaminan keamanan pangan. Makanan yang diberikan kepada siswa tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan gizi; proses penyediaannya juga harus memenuhi standar kesehatan.
Kasus di Konawe Selatan menjadi pengingat bahwa keberhasilan MBG tidak semata-mata diukur dari jumlah makanan yang dibagikan, tetapi juga dari keamanan makanan dan perlindungan terhadap penerimanya.
Publik kini menunggu hasil penelusuran resmi untuk mengetahui penyebab kejadian, memastikan pertanggungjawaban pihak terkait, dan melihat apakah pengawasan program benar-benar diperkuat.