Ratusan Pohon Sawit di Desa Penyak Tiba-tiba Mati Misterius, Terdapat Air Busuk Bercampur Minyak

IMG 20230109 WA0026
Foto: Pohon sawit milik warga di Desa Penyak yang mengering. (Ist)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Ratusan pohon sawit warga di Desa Penyakit mati. Setidaknya, ada tiga kebun sawit milik warga yang mengalami hal tersebut, Senin (9/1/2023).

ketua Lembaga Bantuan Hukum Milenial Bangka Tengah Keadilan (LBH Milenial) Dodoy mengatakan terdapat air yang bercampur minyak disekitar kebun tersebut.

“Hari ini kami mendapat laporan para petani terkait kebun sawit mereka banyak yang mati. Setelah kami ke TKP ternyata benar, banyak sawit warga yang mati. Sekitar ratusan pohon mati membusuk dan mengering,” ucapnya kepada intrik.id.

Dodoy juga mengungkapkan, banyak ditemukan air berminyak dan berbau busuk disekitaran air yang biasa dijadikan warga untuk irigasi air kebun mereka.

“Di lokasi kita juga jumpai air berminyak dan berbau busuk jangankan pohon sawit rumput pun mati mengering,” ungkapnya.

“Sementara dugaan kami ini dari limbah tambak udang yang ada disekitar. Kita masih menelusuri asal limbah tersebut sehingga mengakibatkan kebun sawit warga dan tanah terkontaminasi limbah. Semetara ada dua perusahaan tambak yang berlokasi di sekitar lahan dimana kami juga pertanyakan dokumen lingkungan hidup perusahaan tambak yang diduga membuang limbah ke air sungai dan tercemar,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTK Bangka Tengah Aisyah Sisyilia menjelaskan, jika tambak sudah berjalan berarti izin sudah keluar sesuai aturan.

“Soal dokumen lingkungan coba detailnya tanya ke DLH. Kalau dikita, selama izin keluar berarti persetujuan lingkungan juga sudah keluar. Kami telusuri juga dan terima kasih infonya,” jelasnya kepada intrik.id.

Ditempat lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangka Tengah, Ari Yanuar Prihatin mengatakan belum tau informasi ini.

“Terima kasih infonya. Kami akan cek,” ucapnya.

Hingga kini, pihak intrik.id masih berupaya menghubungi kedua tambak yang ada disekitar sana untuk melakukan konfirmasi kebenaran berita tersebut.(Erwin)

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas