Pemkab Bateng Siap Kucurkan Dana Rp 1 Miliar Bangun Sel Tahanan Wanita

IMG 20230109 WA0024
Foto: Kapolres Bangka Tengah, AKBP Moch Risya.(Erwin)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah akan memberikan hibah senilai Rp 1 miliar dalam rangka mendukung pembangunan sel tahanan di Polres Bateng. Hal itu diungkapkan secara langsung Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, Senin (2/1/2023).

Orang nomor satu di Bangka Tengah itu mengatakan dana tersebut akan dianggarkan pada 2023 ini untuk membangun sel bagi tahanan perempuan dan laki-laki.

“Intinya kami pengen sekali ada pemisahan antara tahanan pria dan wanita,” katanya.

Oleh karena itu, dirinya berharap agar hal tersebut mendapatkan kemudahan dalam prosesnya di kemudian hari.

Menurutnya, hal ini dilakukan juga dalam rangka sinergitas antara pemerintah daerah Kabupaten Bangka Tengah dengan Polres Bangka Tengah.

“Saya pikir, kita melakukan ini sesuai dengan kebutuhan yang ada, karena hal tersebut memang sangat perlu,” terang Algafry.

Terpisah, Kapolres Bangka Tengah, AKBP Moch. Risya Mustario menyebutkan bahwa pembangunan sel tahanan tersebut akan dibangun di wilayah lingkungan Mapolres Bateng.

“Kemungkinan nanti sehabis lebaran Idul Fitri baru dimulai pembangunannya,” ucap Risya.

Dia menjelaskan, adanya pembangunan sel tahanan yang baru tersebut memang bertujuan agar adanya pemisahan antara tahanan laki-laki dan perempuan.

Kata dia, hal itu juga menjadi penting untuk dilakukan lantaran saat ini ruang tahanan yang ada di Mapolres Bangka Tengah sudah penuh bahkan melebihi kapasitas.

“Kapasitas sel tahanan yang ada saat ini bisa menampung sekitar 30-an orang. Tapi sekarang isinya ada sekitar 60-an orang atau dua kali lipatnya,” jelasnya.

Kemudian, untuk sel tahanan yang akan dibangun nanti diperkirakan dapat menampung hingga sebanyak 50-an orang tahanan perempuan dan pelaku kriminalitas yang masih di bawah umur.

“Jika ini terwujud, maka Polres Bateng akan menjadi yang pertama di Polda Babel yang mempunya fasilitas penahanan untuk pelaku kejatahan yang adalah seorang perempuan dan anak di bawah umur,” pungkasnya.(Erwin)

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas