Sudah 10 Tahun Dermaga Dusun Tanah Merah Terbengkalai, Warga: Dulu Ramai Wisatawan

IMG 20221209 WA0013 1
Foto: Dermaga Dusun Tanah Merah. (Ist)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Warga Dusun Tanah Merah, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah mengeluhkan dermaga tempat nelayan bersandar terbengkalai dan tak diperhatikan pemerintah.

Pasalnya, tidak adanya upaya perbaikan dermaga Pantai Tanah Merah hingga saat ini dari pemerintah daerah, khususnya pemerintah daerah Kabupaten Bangka Tengah.

Bahkan, dermaga yang jadi ikonik dusun tanah merah dan tempat berlabuh nelayan tersebut sudah tak tersentuh sampai 10 tahnun.

Sukardi salah seorang warga Dusun Tanah Merah yang juga merupakan Tokoh Pemuda Dusun Tanah Merah menyayangkan kurangnya perhatian dari pemerintah dalam mengatasi dermaga yang sudah bertahun-tahun rusak.

“Sampai saat ini dermaga yang merupakan icon wisata Pantai Tanah Merah dan menjadi tempat perahu nelayan berlabuh tak kunjung diperbaiki, padahal dermaga tersebut telah rusak lebih dari 10 tahun,” ungkap Sukardi saat ditemui intrik.id, pada (09/12/2022).

Sukardi menyangkan, pantai dusun tanah merah yang merupakan tempat wisata Bangka Tengah itu tak lagi disentuh oleh Pemerintah Daerah.

“Sangat disayangkan, dulu Pantai Tanah Merah ramai wisatawan, namun setelah rusaknya dermaga, wisatawan pun berkurang, bahkan tidak ada lagi wisatawan yang bekunjung bahkan nelayan kesulitan untuk menyandarkan perahu miliknya akibat rusaknya dermaga yang menjadi kebanggan warga Dusun Tanah Merah,” ujarnya.

Sukardi mengungkapkan, pihaknya pernah menyampaikan keluhan terkait dermaga tersebut ke pemerintah daerah, namun hingga saat ini belum ada respon.

“Sudah pernah dulu minta diperbaiki ke pihak pemerintah daerah, namun seperti yang dapat kita lihat belum ada tanda-tanda akan diperbaiki,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat mendengarkan keluhan warga Dusun Tanah Merah, mengingat pentingnya dermaga tersebut untuk pariwisata Dusun Tanah Merah dan bagi nelayan untuk menyandarkan perahunya dan bongkar muat hasil tangkap nelayan.

“Tolonglah untuk pemerintah, perhatikan kami. Tentu kami juga akan membantu dalam menjaga lingkungan kami, ” tutup Sukardi.(Erwin)

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas