187 Peserta PPK Ikut Tes CAT, Hendra Sinaga: Tidak Ada Titipan

IMG 20221206 WA0005
Foto: Komisioner KPU Bangka Tengah, Hendra Sinaga satu mengawasi peserta PPK. (Erwin)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Sebanyak 187 peserta calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mengikuti tes tertulis secara online atau Computer Assisted Test (CAT) di gedung Diklat Bangka Tengah, Selasa (6/12/2022).

Komisioner KPU Bangka Tengah, Hendra Sinaga mengatakan para peserta yang mengikuti tes tersebut merupakan yang sudah dinyatakan lulus pada tahap tes administrasi.

“Yang mendaftar ada 255 orang tapi yang lulus administrasi ada 187 orang,” ungkapnya saat ditemui di lokasi tes CAT.

Ia menjelaskan dalam tes CAT kali ini, pihaknya membagi menjadi tiga sesi dimana setiap sesi diisi oleh peserta dari dua kecamatan.

“Sesi pertama untuk kecamatan Koba dan Namang, sesi kedua untuk kecamatan Pangkalan Baru dan Simpang Katis, sesi terakhir kecamatan Sungaiselan dan Lubuk Besar,” ungkapnya.

Hendra mengatakan Kecamatan Sungaiselan menjadi peserta terbanyak yang lulus dalam tahapan ini sebanyak 38 orang, sementara Lubuk Besar justru menjadi daerah paling sedikit yakni 21 orang.

“Kecamatan Koba ada 32 orang, Namang 30 orang, Pangkalan Baru 35 orang dan Simpang Katis ada 31 orang peserta,” ujarnya.

Hendra mengungkapkan, tahapan perekrutan PPK ini ada 4 tahap yang nantinya setiap kecamatan hanya diambil 5 orang teratas dan akan menjadi PPK KPU Bangka Tengah.

“Jadi ada beberapa tahapan PPK ini. Pertama administrasi, kedua tes tertulis, ketiga tes wawancara dan terakhir kelulusan. Jadi di administrasi yang lolos 187 dari 255, nanti CAT akan kita ambil 15 orang setiap kecamatan untuk ke tahap wawancara dan nanti kita umumkan 10 orang yang lulus diakhir dan kita ambil 5 orang teratas setiap kecamatan,” ungkapnya.

“Kenapa, kita ambil 10, supaya kalau nanti ada yang mengundurkan diri yang dibawahnya langsung naik atau jadi PAW sesuai aturannya. Kami juga minta bantu Bawaslu dalam perekrutan ini,” lanjut Hendra.

Ia menegaskan, pihaknya akan selalu transparan dalam melakukan perekrutan di setiap testnya. Ia bahkan menyebutkan tak ada yang namanya titipan karena semua pelaksanaan dilakukan secara terbuka.

“Nanti nilai kami umumkan semuanya. Semua transparan, gak ada yang ditutupi dan semua proses perekrutan sesuai aturan dan prosedur yang berlaku. Hal dilkukan karena KPU ingin semua anggotanya punya kapabilitas, kemampuan, akuntabilitas dan loyalitas yang tinggi untuk penyelenggaraan Pemilu di 2024 sehingga terciptanya pemilu yang jujur dan adil se adil-adilnya,” tegas Hendra.

Diketahui, formasi setiap PPK ada 5 orang setiap kecamatan nantinya yang akan dibantu kesekertariatan dari Pegawaa Sipil Negara yang diizinkan oleh Bupati Bangka Tengah dalam membantu pekerjaan PPK ini.

“Mereka nanti dibantu sekertariat dari Pemda dan biasanya PNS atas nama ajuan KPU untuk membantu PPK kita. Minimal golongan 2D yang membantu KPU karena pengalaman kita biasanya Pemda,” sebut Hendra.

Hendra juga menyebutkan, pihaknya sampai saat ini belum mendapat petunjuk dari KPU Pusat untuk formasi pemilu 2024 sampai ke Pilkada.

“Kalau ditanya formasi PPK nanti gimana, yang kami rekrut PPK sekarang untuk pemilu di 14 Februari. Untuk formasi PPK di novembernya kita belum dapat petunjuk dari KPU Pusat. Kita tinggu instruksi saja karena memang kita ini hirarki,” ucapnya Komisioner KPU tersebut.

Ia juga menghimbau agar masyarakat membantu KPU dalam menjari petugas PPK dan PPS nantinya, apabila calon PPK atau PPS yang diterima KPU pernah melakukan tindak pidana, menjadi anggota partai politik dan lainnya.

“Ya kita juga minta dukungan dari masyarakat dan partisipasi masyarakat jika memang diketahui ada kandidat calon PPK kami atau PPS yang kami terima ternyata pernah melakukan tindak pidana, pernah jadi tim partai politik dan sebagainya yang merusak marwahnya sebagai Pegawai KPU tentunya. Kami juga berharap media bisa membantu kami dalam menyebarluaskan informasi terkait pemilu agar partisipasi masyarakat dalam memilih meningkat, ” tutup Hendra Sinaga.

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas