Kanang Terpaksa Tidur di Rumah Tetangga, Kapolres Bateng Berikan Bantuan

IMG 20221123 WA0031
Foto: Kanang saat menerima bantuan dari Kapolres Bareng dan Kades Perlang. (Erwin)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Cobaan yang tak diduga-duga harus dihadapi Kanang (41), warga Dusun Sadap, Desa Perlang, Lubuk, Besar Bangka Tengah yang rumahnya rusak disapu angin kencang beberapa waktu lalu.

Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai penambang timah itu dipaksa tabah dengan keadaan rumahnya yang saat ini sudah tak beratap.

Rumah semi permanen yang dibangun dengan material seadanya seperti kayu, papan dan plastik terpal berwarna hitam itu kini sudah tidak mampu menampung dia dan keluarganya.

Padahal rumah yang sudah ditempati sejak lima tahun terakhir itu merupakan tempat berteduh dia dan tujuh orang anggota keluarga lainnya.

“Ada delapan orang yang tinggal di sini, saya, istri dan empat anak saya. Sama kakak saya dan anaknya juga tinggal di sini,” kata Kanang kepada intrik.id, Rabu (23/11/2022).

Dia menjelaskan, rumahnya itu rusak akibat dihantam angin kencang pada Senin (21/11/2022) dini hari lalu. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 03.00 WIB dimana dia dan keluarganya sedang tertidur.

“Kaget tiba-tiba atap rumah terbang dan lepas. Ini saja sekarang bangunan rumah saya udah enggak bisa diperbaiki karena udah miring, mau enggak mau harus dibangun dari awal lagi,” jelasnya.

Alhasil, setelah kejadian itu pun dia sekeluarga terpaksa harus menumpang menginap di rumah tetangganya untuk sementara waktu.

Kendati demikian, dirinya merasa sangat bersyukur lantaran masih banyak orang yang peduli dan memberikan bantuan atas musibah yang dideritanya.

Pasalnya, sejak kejadian itu, pemerintah setempat baik dari pemerintah desa dan lain sebagainya telah memberikan berbagai macam bantuan.

Termasuk hari ini, Kapolres Bangka Tengah, AKBP Moch. Risya Mustario didampingi Kepala Desa Perlang, Yani Basaroni yang turut menyalurkan bantuan berupa alat masak, kasur dan bahan makanan.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak. Senang sekali karena masih ada yang mau membantu keluarga kami,” ungkap Kanang.

Kapolres Bateng, AKBP Moch. Risya Mustario mengaku sanga prihatin melihat kondisi rumah warga yang terdampak angin kencang tersebut.

“Apalagi rumahnya ditempati oleh 8 orang. Oleh karena itu, adanya bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kita sebagai aparatur pemerintahan di Kabupaten Bangka Tengah,” ucap Risya.

Dirinya berharap, dengan adanya sejumlah bantuan ini diharapkan mampu mengurangi beban yang sedang dihadapi.

“Nanti juga kami akan membantu sembako dan bahan-bahan material seperti semen dan batako untuk perbaikan rumah tersebut,” terangnya.

Menurutnya, ini adalah bukti bahwa aparatur pemerintahan di Bangka Tengah sangat peduli kepada masyarakatnya yang sedang terkena bencana.

“Walaupun jauh dari istilah berkecukupan atau mewah, tapi adanya bantuan ini kami harapkan bisa membuat mereka bisa hidup layak,” imbuhnya.(Erwin)

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas