Jalan Desa Tepus Berdebu Jika Kemaru, Berlumpur Jika Hujan

IMG 20221130 WA0005 1
Foto: Kondisi jalan penghubung di Desa Tepus ketika musim hujan. (Ist)

INTRIK.ID, BANGKA SELATAN — Jalan penghubung antar dusun di Desa Tepus, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan kian memprihatinkan. Pasalnya, kondisi jalan yang setiap harinya dilalui masyarakat Dusun 2 dan Dusun Gumbak akan berlumpur saat musim hujan dan berdebu saat kemarau.

Jalan penghubung ini, merupakan salah satu jalan bagi masyarakat yang bermukim di dua dusun tersebut untuk menuju ke laut, kebun hingga menuju ke pusat desa dan kecamatan.

Kepala Desa (Kades) Tepus Acai menjelaskan, bahwa jalan penghubung antar dusun yang kondisinya sangat memprihatinkan itu menjadi keluhan masyarakat. Bahkan, saat musim penghujan, jalan tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Jalan yang rusak itu jalan utama, jalan penghubung dari Dusun 2 ke Dusun Gumbak dan sebaliknya. Dengan kondisi jalan seperti ini, mau tidak mau setiap harinya masyarakat harus melalui jalan yang berlumpur disertai dengan genangan air,” kata Acai, Selasa (29/11/2022).

Menurutnya, dengan kondisi jalan seperti itu sangat mengganggu akses transportasi masyarakat dan juga perekonomian masyarakat di dua dusun.

“Harapan masyarakat dan juga Pemerintah Desa Tepus sangat berkeinginan agar jalan penghubung antar dusun di desa kami setara dengan di desa lainnya. Untuk itu, kami sangat mengharapkan agar kiranya Pemkab Basel pada tahun 2023 mendatang dapat melakukan perbaikan karena jalan penghubung antar kedua dusun tersebut kondisinya memang sangat memprihatinkan dan perlu perbaikan,” ujar Acai.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perhubungan (PUPRHub) Pemkab Basel Achmad Ansyori menegaskan, bahwa anggaran untuk perbaikan jalan antar dusun di Desa Tepus telah dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023.

“Untuk besaran rincian anggarannya itu satu paket dengan beberapa titik jalan yang akan diperbaiki pada tahun 2023 termasuk perbaikan jalan dalam Kota Toboali,” jelasnya.

Ia mengatakan pemerintah Bangka Selatan tetap memperhatikan kondisi jalan di seluruh desa, kelurahan dan kecamatan. Kondisi jalan yang memang tidak layak untuk dilalui maka akan segera dilakukan perbaikan meski dengan cara bertahap sesuai visi misi bupati dan wakil bupati Bangka Selatan.

“Sesuai visi misi pimpinan, selama masa kepemimpinan mereka pembangunan harus merata di setiap desa, kelurahan dan kecamatan, termasuk di dalamnya itu infrastruktur jalan sehingga tidak ada lagi kedepannya jalan penghubung antar dusun, antar desa dan kecamatan yang tidak bisa dilalui kendaraan,” tutur Ansyori.(*/red)

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas