Gunakan Pendekatan Ekonomi Sirkular, BUMN Holding Tambang Jaga Kesimbangan Emisi Karbon

IMG 20221018 WA0048
Caption : Kegiatan Panel SOE Commitment on Net Zero Emission, G20 SOE International Conference Bali (18/10/2022).

JAKARTA. INTRIK.ID – Net Zero Emission ( nol emisi karbon ) yakni kondisi jumlah emisi karbon dilepaskan ke atmosfer tidak melebihi jumlah emisi yang mampu diserap bumi. Mencapai nol emisi karbon butuh transisi dari sistem energi digunakan sekarang, beralih kepada sistem energi bersih untuk keseimbangan aktifitas manusia dan alam.

Sedangkan ekonomi sirkular ( Ekonomi melingkar ) yakni pelaku ekonomi memanfaatkan dan menjaga Sumber Daya dipakai selamanya, menggali nilai maksimum, memulihkan, regenerasi prodak dan bahan pada usia akhir layanan.

Pentingnya keseimbangan aktifitas ekonomi dan keseimbangan alam, BUMN Holding Industri Pertambangan tergabung dalam grup Mining Industry Indonesia ( MIND ID ) menggunakan pedekatan ekonomi Sirkular guna mencapai Net Zero Emission.

Grup MIND ID beranggotakan PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk sepakat mewujudkan net zero emission (NZE). Sistem Ekonomi Sirkular mendorong Perusahaan Mengoptimalkan produksi, mengurangi risiko bahaya, Meminimalkan dampak lingkungan dan sosial, Mengeksplorasi lebih banyak nilai tambah di seluruh rantai nilai.

Direktur Utama MIND ID, Hendi Prio Santoso mengatakan grup MIND ID terus berkomitmen mengedepankan aspek smart mining dalam menjalankan kegiatan operasional.

“Implementasi teknologi di Anggota MIND ID dilakukan mulai dari eksplorasi, operasional penambangan, pengelolaan sumber daya manusia agar smart mining bisa dikedepankan. Selain itu Perusahaan juga menggunakan teknologi ramah lingkungan dan fokus pada pengurangan konsumsi bahan bakar, Grup MIND ID menetapkan target penurunan emisi sebesar 1% pada tahun 2022,” kata Hendi.

Lebih lanjut Hendi Prio Santoso menyebutkan grup MIND ID mendukung pemerintah menurunkan emisi.

“Komitmen ini merupakan representasi upaya perusahaan menurunkan emisi, dari sektor energi dan Industrial Process and Product Uses (IPPU) sebesar 15.8% pada 2030 serta mendukung aspirasi net zero emission Pemerintah Indonesia Tahun 2060.Konsep pendekatan sirkular ekonomi Grup MIND ID diterjemahkan menjadi tiga pilar dekarbonisasi yakni Avoid, Reduce, dan Mitigate.” ujar Hendi pada Panel SOE Commitment on Net Zero Emission, G20 SOE International Conference Bali (18/10/2022).

Pilar Avoid menegaskan komitmen Grup MIND ID untuk menyediakan, berinvestasi, dan meningkatkan solusi energi rendah karbon di seluruh rantai nilai. Pilar Reduce menegaskan perusahaan membatasi emisi sebanyak mungkin, dan Mitigate menegaskan Grup MIND ID akan melakukan capturing dan offsetting emisi. Ekonomi sirkular memiliki prinsip penggunaan sumber daya dan bahan baku serta produk akhir dapat dipakai selama mungkin, menghasilkan produk samping yang minimal, dapat digunakan kembali dan daur ulang.

Grup MIND ID terus melakukan efisiensi energi, berupaya menggunakan bahan bakar rendah karbon (biofuel, hidrogen) mengubah energi primer dari bahan bakar fosil untuk kegiatan operasional, Carbon Capture/Absorb, mengembangkan teknologi yang dapat meningkatkan capture emisi CO₂ dari operasional, berfokus pada daya rendah karbon pada pembangkit listrik dengan sumber energi terbarukan.

Pendekatan ekonomi sirkular pada upaya penurunan emisi hingga zero carbon diterapkan pada setiap rantai nilai mulai dari proses eksplorasi, pertambangan, pengolahan, bahan baku, desain produk, produksi, hingga proses daur ulang.

Sumber : Humas PT. Timah Tbk

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas