Melalui Pelayanan Kesehatan dan Edukasi, PT Timah Dukung Pencegahan Stunting

IMG 20220907 WA0065
Caption : Tim Hiperkes PT Timah saat menyampaikan edukasi Stunting

BANGKA. BAKAM. INTRIK.ID – Stunting yakni kondisi gagal tumbuh pada anak balita dikarenakan kekurangan gizi kronis, menyebabkan anak pendek untuk usianya Menyikapi hal itu, PT Timah melaksanakan pelayanan kesehatan gratis dengan mobil sehatnya serta memberi edukasi kepada masyarakat soal Stunting dan memberikan makanan tambahan bagi anak – anak.

Kegiatan berlangsung , Rabu ( 7/9/2022) bertempat di Desa Bukit Layang, Dusun Sidomulyo itu, dalam rangka membantu pemerintah menurunkan angka stunting.
dr. Septi Tim Hiperkes PT Timah Tbk di dampingi bidan desa Deseni mengatakan stunting bisa dicegah sejak usia kehamilan.

“Stunting itu tinggi dan berat badan anak tidak sesuai dengan usianya, ini bisa disebakan beberapa faktor. Stunting ini bisa dicegah sejak usia kehamilan, dimana ibu hamil harus rutin memeriksakan kesehatan, memastikan asupan gizi terpenuhi,” kata Septi.

Bidan Desa Bukit Layang Deseni mengatakan edukasi dan pelayanan kesehatan PT. Timah sangat membantu menjelaskan stunting kepada warga.

“Kami senang di saat lagi berkumpul begini ada edukasi soal stunting, sehingga orang tua, nenek, kakeknya semakin paham apa itu stunting. Jadi ini juga membantu kami untuk menjelaskan ke warga. Karena terkadang ada juga yang tersinggung, ketika anaknya kita bilang harus dinaikin berat badannya. Kami juga rutin mengedukasi masyarakat, dan kami senang PT Timah Tbk ikut mengedukasi soal stunting karena ini memang harus dilakukan secara bersama-sama,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bukit Layang Surono mengapresiasi langkah konkrit PT Timah Tbk yang turun membantu penanganan stunting.

“Edukasi seperti ini sangat penting, sehingga warga kami semakin paham apa itu stunting dan ini bisa dicegah. Kami Pemerintah Desa juga punya program untuk penanganan stunting dengan memberikan makanan tambahan. Kami berharap, PT Timah Tbk dapat terus bersinergi menangani stunting,” ungkapnya.

warga setempat Siti Rofiah (28) mengaku dirinya bisa mendapatkan banyak pengetahuan tentang stunting setelah mengikuti sosialisasi ini.

“Saya dapat ilmu baru, jadi anak itu bukan hanya asal makan tapi juga harus bergizi untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Ternyata menikah muda juga tidak bagus. Sangat bermanfaat sekali ini,” ujar Siti Rofiah.

Masih ditempat yang sama Tri Amelia salah satu orang tua, penerima bantuan paket makanan tambahan mengatakan dirinya senang bisa mendapatkan paket tambahan makanan dari PT Timah Tbk.

“Anak saya memang makannya agak susah, sekarang umurnya 14 bulan berat badannya 6,6 kg. Sering ini dibawa ke posyandu dan sering dipatau Bu Bidan juga kondisinya. Alhamdullilah hari ini dapat lagi paket tambahan makanan,” terangnya.

Senada, Yulianti mengaku tak menyangka Ia dan keluarganya akan mendapatkan paket makanan tambahan. Menurutnya, paket makanan ini akan diolahnya agar bisa dikonsumsi sang buah hati.

“Enggak nyangka lah dapat bantuan ini diantar langsung ke rumah. Nanti dimasak untuk anak saya,” tutupnya.

Sumber : Humas PT . Timah

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas