Harga Gas 3Kg Naik Rp 5 Ribu, Pelaku UMKM Ngeluh

IMG 20220929 WA0004 1
Foto: Warung Ela. (Erwin)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Kenaikan harga gas elpiji 3kg dikeluhkan oleh pelaku UMKM di Bangka Tengah. Sebelumnya gas subsidi bisa didapatkan masyarakat Rp 25 ribu, sekarang naik jadi Rp 30 ribu.

Salah satu pelaku UMKM, Ela mengaku kenaikan harga itu membuat pengeluaran keuangannya bertambah besar. Padahal ia mengaku bisa menghabiskan 2 tabung gas dalam tiga hari.

“Saya ini jualan, masak untuk keluarga juga, jatah tabung saya cuma satu setiap minggunya,” ungkap Ela.

“Pedagang-pedagang di Syafri Rachman ini (Koba-red) sangat perlu gas untuBarang langka, dari pada gak ada, harga 30 ribu itu juga saya ambil. Yang penting ada,” lanjut wanita 34 tahun itu.

Ela sangat mengeluhkan gas yang juga sumber utama jualannya agar bisa dimasak dan dijual.

“Sayakan jualan pempek, gorengan dan jajanan lainnya yang harus direbus dan digoreng. Kalau gas gak ada, saya jualan apa? Terus untung jualan saya paling sehari habis untuk makan juga,” keluhnya.

Ela menjelaskan, sejak BBM naik, harga-harga bahan pokok, bahan pembuatan jualan juga meningkat. Walau tak terlalu signifikan, namun dirasakan ela dari keuntungan.

“Saya biasanya bisa dapat untung 50 hingga 80 ribu. Sekarang dikisaran 40 hingga 70 ribu karena harga bahan dan gas yang juga naik,” jelasnya sembari menggoreng pempek.

Ibu 1 orang anak itupun sangat berharap, dirinya bisa dapat jatah gas di agen lebih dari satu bersama pelaku UMKM lainnya yang juga berjualan seperti dia.

“Kalau bisa jatah gas di agen dengan harga 20 ribu untuk pelaku UMKM jangan cuma satu tapi lebih. Masalah itu kami dapatnya seminggu sekali. Tolonglah kami para pedagang kecil ini,” harap Ela.(Erwin)

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas