Guru di Tiga Kabupaten di Babel Tolak Pancasila

IMG 20220922 092540 941 transcpr
Foto: Ketua FKPT Babel, Sri Wahyuni. (Intrik)

INTRIK.ID, BANGKA — Guru di tiga daerah di Bangka Belitung diketahui menolak Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Bangka Belitung Sri Wahyuni, mengatakan guru-guru itu tersebar di tiga daerah yakni Kabupaten Bangka, Bangka Selatan dan Bangka Barat.

“Hasil ini kita dapatkan berdasarkan hasil survei di lapangan oleh tim FKPT bersama Polda Babel dan Dinas Pendidikan yang difasilitasi Kesbangpol Babel,” ungkapnya, Kamis (22/9/ 2022).

Ia mengatakan hasil survei tersebut sudah valid karena berdasarkan Indeks dari pertanyaan saat survei dilapangan.

“Salah satu pertanyaan yang lontarkan dalam survei tersebut yakni, apakah saudara (Guru-red) menilai Pancasila sudah final sebagai dasar negara? Jawaban dari mereka ada yang menyebutkan menolak. Dan itu memang fakta berdasarkan survei,” terang Sri.

Ia mengatakan jumlah guru yang terpapar tersebut masuk dalam kategori sedang menuju kuat.

Untuk itu ia meminta peran pemerintah sangat penting dalam pencegahan adanya radikalisme dan terorisme terkhususnya di satuan pendidikan.

“Guru memegang peran yang sangat penting dalam membentuk karakter anak bangsa. Kalau gurunya saja sudah terpapar, otomatis dia tidak bisa memberikan pelajaran terhadap kesatuan negara terhadap anak didiknya,” jelas Sri.

“Paham-paham ini siapapun bisa terpapar,” tambahnya. (red)