BNPT: Remaja Target Penyebaran Paham Radikalisme dan Terorisme

IMG 20220922 092851 268 transcpr
Foto: Staf Ahli Bidang Pencegahan Terorisme BNPT, Sueb Tahir. (Intrik)

INTRIK.ID, BANGKA — Usia remaja menjadi prioritas Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam menangani paham radikalisme, Kamis (22/9/2022).

Hal itu disebabkan banyaknya remaja Indonesia yang berselancar di dunia maya dimana penyebaran paham radikalisme dan terorisme bukan hanya dilakukan melalui offline atau tatap muka, melainkan juga di media sosial.

Staf Ahli Bidang Pencegahan Terorisme BNPT, Sueb Tahir mengatakan anak muda usia remaja memang menjadi target para teroris karena belum memiliki pengetahuan agama yang cukup.

“Saya pikir yang paling rentan terpapar ini anak-muda terutama yang tidak memiliki latar belakang pengetahuan agama yang cukup karena bagi yang paham agama tentubagak berat,” ungkapnya.

Ia mengatakan penyebaran paham radikalisme ini banyak ditemukan di sekolah-sekolah maupun kampus umum.

“Tentu awalnya mereka menganggap bahwa hal ini adalah agama, tetapi sesungguhnya di balik itu ada agenda tersendiri,” jelas Sueb.

Pihaknya mengatakan, salah satu tugas utama BNPT yakni melakukan pencegahan terhadap masyarakat agar tidak terpapar paham-paham radikalisme dan terorisme.

Ia mengaku beberapa tahun terakhir, berbagai upaya dilakukan oleh BNPT membuahkan hasil, sehingga grafik indeks potensi dan radikalisme mengalami penurunan.

“Masyarakat juga diminta untuk mencegah adanya paham-paham tersebut melalui konten-konten yang mengajak pada moderasi beragama, toleransi, perdamaian dan lainnya,” pintanya. (red)