Bermodal dari PUMK PT Timah, Kemplang Bakar AK Ti Banjir Pesanan

IMG 20220916 WA0022
Caption : Contoh produksi Kemplang Bakar AK Ti

BANGKA BARAT.INTRIK.ID
Kemplang, makanan khas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berbahan dasar ikan menjadi salah satu panganan cukup diminati masyarakat. Jika biasanya kemplang digoreng terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

Namun ada juga kemplang dibakar baru dikonsumsi seperti produksi mitra binaan PT Timah Tbk Purwanti (44) yang memproduksi Kemplang dengan brand Kemplang Bakar Ak Ti.

Dimana produksi kemplang tersebut sudah dikenal masyarakat Bangka Barat hingga dipasarkan ke Jakarta dan beberapa provinsi lainnya. Kemplang Bakar Ak Ti terkenal dengan rasanya enak dan gurih, sehingga tak heran dirinya banjir pesanan Kemplang Bakar.

Usaha kemplang bakar dijalani Purwanti merupakan usaha keluarga. Dibantu suaminya Suprapto (47) dan ibu Huslaini (63) mereka memproduksi Kemplang Bakar Ak Ti beralamat di Gg Kolam, Dusun Pait Jaya, Desa Belo Laut, Kabupaten Bangka Barat.

Purwanti serius menjalankan usaha kemplang bakar setelah ayahnya Abu Bakar (73) menderita sakit, mau tidak mau harus membantu perekonomian keluarga. Ayahnya yang semula penjual ikan meminjam modal dari program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) PT Timah Tbk.

Berbekal sisa modal dari sang Ayah, Purwanti memproduksi kemplang Bakar Ak Ti, bersyukurnya usaha yang dilakoninya untuk terus berkembang dengan modal PUMK dari PT Timah Tbk.

“Dulu ayah meminjam PUMK PT Timah untuk usaha jual Ikan, tapi semenjak ayah sakit, tak bisa lagi berjualan sampai sekarang,” cerita Purwanti beberapa waktu lalu.

“Sisa modal yang Ayah berikan, lalu dibuat modal untuk membuat kemplang bakar, yang selama ini merupakan pekerjaan keluarga yang telah dijalani,” sambungnya,

Kerja keras Purwanti membuahkan hasil, melalui promosi di media sosial, Kemplang Bakar semakin dikenal masyarakat. Pesanan tidak hanya dari Muntok melainkan juga dari berbagai Provinsi lainnya.

“Alhamdulillah, selain diedarkan di toko-toko, juga dipromosi di media sosial. Dari medsos ini pelanggan terus bertambah, tidak hanya di mentok, dipesan juga oleh pelanggan di Jakarta, Bandung, Kalimantan dan lain lain. Karena banyaknya pesanan sampai keteteran,”ucapnya.

Ia bersyukur usahanya bisa terus berkembang dan bisa membantu ekonomi keluarga mereka. Bahkan dirinya berencana untuk membuat warung khusus untuk anak-anak tuna rungu.

“Bila nanti usaha maju ingin membuat semacam warung untuk anak anak Tuna Rungu, karena kami mempunyai anak tuna rungu, jadi ada semacam kegiatanlah. Mudah-mudahan Allah memberikan jalan,” harapnya.

Menurutnya, dana PUMK PT Timah Tbk memberikan kemudahan bagi para pelaku UMKM untuk bisa mengembangkan usaha.

“Pinjaman PUMK PT Timah bunga ringan, dan pelayanan kepada mitra humanis, sehingga usaha bisa terus lancar dan berkembang,” katanya.

Sumber : Humas PT Timah

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas