7 Cara Efektif Mengatasi HP Baterai Tanam Terkena Air

hp

Saat Anda memiliki HP kemudian HP tersebut kena air, maka Anda pasti akan merasa panik sendiri. Mengingat HP memang cukup sensitif dengan air, karena bisa mengakibatkan konslet yang membuat HP jadi tidak bisa menyala lagi.

Resiko HP yang rusak karena terkena air bisa dua atau tiga kali lebih besar, ketika HP tersebut merupakan berjenis baterai tanam. Alasannya sederhana, karena pada HP baterai tanam, kita akan kesulitan melepas baterainya.

Baca juga: Inilah 5 Cara Ampuh untuk Menstabilkan Jaringan Internet Saat Bermain Game

Berbeda jika HP yang dimiliki berjenis removable. Anda bisa langsung melepas baterainya ketika HP tersebut terkena air.

Namun Anda tidak perlu khawatir, Anda bisa mengikuti langkah-langkah yang akan dijelaskan berikut ini untuk mengatasi HP baterai tanam yang terkena air. Agar HP tersebut bisa digunakan kembali seperti sedia kala dan tidak sampai mati total.

1. Mematikan Ponsel

Pertama yang harus Anda lakukan ketika HP baterai tanam terkena air, adalah mematikan ponselnya terlebih dulu. Jangan sampai membiarkan HP terus menyala, karena jika airnya terkena komponen, dapat membuat kerusakan.

Cara mematikannya bisa dilakukan seperti biasa. Atau bisa juga tekan tombol power, dan tahan selama 10 sampai 20 detik. Maka secara otomatis HP akan mati.

2. Keluarkan Kartu Memori dan SIM

Setelah HP mati, langsung keluarkan kartu memori dan kartu SIM. Caranya yaitu dengan melepas tray card pada HP. Jangan biarkan kartu SIM dan memori terlalu lama terpasang di HP, agar tidak ikut terkena air juga.

Setelah dikeluarkan, direkomendasikan agar memori dan SIM-nya dilap terlebih dulu menggunakan tisu. Kemudian biarkan terlebih dulu, jangan dipakai. Untuk memastikan bahwa keduanya benar-benar mengering.

3. Keringkan Dengan Beras

Selanjutnya keringkan HP dengan beras. Proses pengeringan ini ditujukan untuk mengeluarkan air, serta mengeringkan sisa-sisa air yang terdapat pada HP.

Caranya mudah. Ambil semangkuk penuh beras, kemudian silahkan masukkan HPnya ke dalam mangkuk tersebut. Pastikan Anda asudah mengeluarkan kartu SIM dan SD Card HPnya.

Tunggu beberapa waktu sampai HP berhasil dikeringkan.

4. Hindari Hair Dryer

Meskipun secara umum hair dryer dipakai untuk mengeringkan suatu benda yang terkena air, khusus untuk HP harus menghindari pemakaian hair dryer ini.

Alasannya ialah karena bentuk hair dryer yang terlalu besar. Karena bisa saja bukan menyedot air, melainkan hair dryer justru dapat menghembuskan angin yang membuat air jadi tambah masuk ke HP.

Kemudian juga hair dryer ini ketika dipakai, anginnya akan mengeluarkan panas. Hal ini akan membuat komponen HP yang sensitif akan panas jadi rusak.

5. Bersihkan Dengan Tiner

Cara ini adalah teknik tingkat lanjut yang biasanya dipakai para teknisi HP. Membersihkan HP dengan tiner, ditujukan untuk mengatasi masalah korosi yang sudah terlanjur terjadi pada komponen-komponen HP.

Caranya sendiri tidaklah sulit. Yaitu Anda ambil tiner, kemudian oleskan ke kuas. Selanjutnya bersihkan komponen yang korosi dengan dioleskan menggunakan kuas tiner tadi.

Kalau sudah, lap komponennya dengan tisu. Selesai.

6. Tunggu Pengeringan Beberapa Waktu

Kalau Anda sudah mengeringkan HP dengan beras, kemudian juga sudah membersihkan HP dengan tiner, disarankan agar biarkan HP tersebut selama beberapa waktu.

Tujuannya tidak lain adalah untuk memastikan setiap komponen yang lembab sudah menjadi kering. Kemudian untuk memastikan juga tidak ada air yang tersisa di dalam HP.

7. Servis Jika Mati Total

Jika HP sudah terlanjur mati total karena ada kerusakan komponen, maka mau tidak mau Anda harus memperbaiki HP-nya ke tempat servis.

Dikutip dari salah satu laman Uplotify.id, biaya perbaikan HP mati total (karena sistem atau komponen) mulai dari 100 ribu sampai 500 ribu rupiah. Tapi karena kalau terkena air, maka yang kena adalah komponen, maka biayanya minimal sekitar 250 ribu rupiah.

Meskipun sedikit mahal, supaya HP dapat digunakan kembali, tentunya servis ini wajib Anda lakukan.