120 Ibu-Ibu Ikuti Bimtek Pengurusan Jenazah, Eva: Nanti yang Muda Juga Ikut

IMG 20220930 WA0006

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengurusan jenazah muslimah, di Pangkalan Baru, Jumat (30/9/2022).

Ketua TP-PKK Bangka Tengah Eva Algafry mengatakan, Bimtek diikuti oleh ibu-ibu pengurus jenazah muslim di desa-desa se-Kabupaten Bangka Tengah.

“Ibu-ibunya luar biasa sehingga membludak dan melebihi ekspektasi kitalah sebenarnya. Tapi ini membuktikan bahwa untuk ibu-ibu semua jadi kan kita melihat bahwa pengurusan jenazah ini kan menjadi semacam kewajiban bagi kita, terutama untuk sesama muslimahnya. Semoga dengan kegiatan ini ada manfaat yang bisa diterima, paling tidak untuk keluarga sendiri, ” ucapnya kepada intrik.id.

Ia menuturkan, pelatihan seperti ini paling tidak dapat membantu keluarga dan warga sekitar jika ada yang meninggal dunia, agar diurus sesuai syariat secara langsung.

“Ketika ada keluarga atau tetangga yang meninggal, kita bisa membantu lah mengurus jenazah yang ada sesuai syariatnya,” tutur Bunda Eva.

“Saya berharap yang ikut hari ini bisa mengamalkan ilmunya ke yang lain dan pastinya juga menerapkannya di masyarakat kita,” lanjut Eva.

Perempuan yang biasa disapa bunda Eva tersebut menginginkan adanya regenarasi untuk kedepannya.

“Regenerasi untuk pengurusan jenazah yang sangat penting. Kami selaku pemerintah sangat ingin yang muda-muda bisa bergabung bersama pengurus jenazah yang sudah ada di masing-masing desa sehingga pengurus jenazah bisa selalu beregenarasi. Nanti yang muda-muda juga ikut,” imbuhnya.

Bunda Eva sangat berharap, kegiatan ini bisa diadakan rutin dan kedepannya bisa mengajak irmas-irmas yang ada di Kabupaten Bangka Tengah serta bagi yang ikut dapat menerapkan dan mengamalkan ilmunya.

“Kegiatan seperti ini kita harapkan bisa dilakukan terus secara rutin ya karena kan enggak bisa dengan satu kali kegiatan, tetapi harus terus berlanjut. Tapi yang lebih penting lagi yang sudah ikuti ini harus menerapkan ilmunya paling dan mengamalkan. Nanti kita undang juga irmas-irmas yang ada di Bangka Tengah,” tutupnya.

Ditempat yang sama, Plt. Kabag Kesra Dori Oktora menjelaskan, ada 120 ibu-ibu sebagai peserta yang ikut dari berbagai majelis taklim, kelompok pengurus jenazah seluruh desa se-Kabupaten Bangka Tengah dan jalur umum.

“Untul perwakilan 2 orang setiap desa dan kelurahan yang mengutus, terus ibu-ibu mejelis taklim, ada yang umum juga,” jelasnya kepada intrik.id.

Dori juga mengatakan, Bimtek ini diikuti oleh orang-orang yang sudah tau mengurusi jenazah muslimah dengan baik, namun bimtek ini bertujuan bukan hanya melatih tetapi menyamakan persepsi.

“Kan kalau pengurusan mayat ada syarat, rukun, dan kultur budaya. Termasuk ada yang haram dilakukan dalam teknis pengurusan mayat. Jadi kita samakan persepsi terlebih dahulu. Seperti kultur budaya apakah sesuai syariat islam atau tidak. Kalau tidak ya silahkan saja, selama syarat dan rukun terpenuhi. Intinya kita samakan persepsi,” tutupnya. (erwin)

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas