Pendapat Mereka Tentang Pelatihan Jurnalistik

IMG20220827153837
Caption : Dari Kiri ke kanan, Arinda DPD KNPI Bangka, Zuesty Novyanti Ketua PWI Bangka, Fahmi Andika BKPRMI Bangka

BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Jurnalistik dapat diartikan kegiatan mengolah informasi sebelum dipublikasi. Jurnalistik merupakan profesi bekerja di media cetak , TV maupun media siber.

Bagi seseorang bekerja sebagai humas pada instansi, organisasi maupun perusahaan. Memahami ilmu jurnalistik sangat diperlukan untuk menyampaikan bahan berita berbentuk rilis kepada media.

Guna membantu para humas instansi maupun organisasi membuat rilis bahan berita yang benar. PWI Kabupaten menggelar kegiatan pelatihan jurnalistik, Sabtu ( 27/8/2022) bertempat di Hotel ST 12 Sungailiat.

Beberapa peserta menyampaikan pendapatnya tentang pelatihan jurnalistik itu. Arinda Unigraha peserta dari DPD KNPI Bangka menyampaikan komentar positifnya.

“Iya sangat luar biasa kegiatan ini, upaya PWI untuk memasyarakatkan jurnalisme patut diapresiasi. dengan menghadirkan pemateri berkompeten. Membuka wawasan bagi peserta terkait ilmu jurnalistik,” pungkasnya.

Arinda berharap kegiatan seperti ini dapat dilangsungkan secara berkala dan bertingkat agar teredukasi dengan baik ilmu jurnalistik di kalangan masyarakat.

Disisi lain Fahmi Andika peserta pelatihan jurnalistik perwakilan BKPRMI Bangka menyampaikan mendapat ilmu baru tentang jurnalistik khusus kehumasan.

“Dari pelatihan jurnalistik ini, ada beberapa ilmu baru berkaitan dengan dunia kehumasan yang saya dapatkan.
Tiga pemateri sangat berkompeten menyampaikan materi kehumasan kekinian. Hasil dari pelatihan ini membuat saya memahami teknik dalam menyampaikan bahan rilis kepada redaksi media, sehingga akan memperkaya publikasi kegiatan yang kami laksanakan,” ujarnya.

Menurut Zuesty Novyanti Ketua PWI Bangka pelatihan jurnalistik bentuk respon kepada pihak terkait.

“Kegiatan pelatihan jurnalistik bentuk respon PWI Bangka agar para Humas dari instansi organisasi bisa menyampaikan informasi akurat walaupun bukan dalam bentuk produk berita siap tayang. Paling tidak sudah mengarah pada Kode Etik Jurnalistik,” tutupnya.

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas