Momen HUT RI Ke-77, Iskandar: Jangan Biarkan Krisis Membuahkan Kemunduran

IMG 20220816 112241 896
Foto: Bupati Bangka dan seluruh anggota DPRD Bangka foto bersama setelah paripurna istimewa. (Intrik.id)

INTRIK.ID, BANGKA — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka menggelar rapat Paripurna Istimewa mendengarkan pidato
kenegaraan Presiden Republik Indonesia di Ruang Paripurna, Selasa (16/8/2022).

Rapat tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 77 tahun, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bangka Iskandar.

Kegiatan tahunan itu juga dihadiri Wakil Ketua I Mendra Kurniawan, Bupati Bangka Mulkan, Wakil Bupati Bangka Syahbudin, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangka.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Bangka Iskandar mengajak kembali untuk mengobarkan semangat juang dengan bersinergi antara pemerintah dan masyarakat, dengan bergotong royong dan bergerak berdampingan secara fleksibel.

Langkah ini dilakukan guna percepatan dan pergerakan untuk memperbaiki kondisi Indonesia. Hal ini menurutnya, sesuai dengan tema HUT RI yang ke -77 yakni ‘Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat’.

“Jangan biarkan krisis membuahkan kemunduran. Justru momentum krisis ini harus kita putar balikkan untuk melakukan percepatan bersama dalam pemulihan kondisi dunia dan pemulihan ekonomi menuju indonesia maju,” kata Iskandar.

Sementara itu, Bupati Bangka Mulkan mengatakan jika pemerintah daerah fokus dalam penanganan stunting dan membangkitkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sesuai dengan instruksi dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Penanganan stunting ini merupakan komitmen Pemkab Bangka yang harus menjadi perhatian serius,” kata Mulkan.

Terdata, sejak 2013 angka stunting di Kabupaten Bangka mencapai 32,27 persen. Angka tersebut berangsur menurun hingga tahun 2021, yakni mencapai 1,68 persen.

“Bahkan kita sudah membentuk Satgas penanganan stunting ini, yang dikoordinir oleh pak wabup,” ucapnya.

Terkait dengan upaya membangkitkan kembali gairah di sektor UMKM, ia mengatakan telah memberikan bantuan subsidi bunga 0 persen kepada masyarakat.

“Ini (subsidi) sudah berjalan dua tahun. Sampai saat ini dana yang diserap sekitar 7,3 miliar,” katanya.(adv)