FKPT Tangkal Paham Radikalisme dan Terorisme ke Pemuda Babel

IMG 20220824 093853 049 transcpr
Foto: Ketua FKPT Babel beserta tamu undangan lainnya foto bersama dengan para peserta. (Intrik)

INTRIK.ID, BABEL — Puluhan peserta ikut dalam seminar dan workshop terkait pencegahan paham radikalisme dan terorisme yang digelar Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Bangka Belitung, Rabu (24/8/2022).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rektorat Universitas Bangka Belitung itu melibatkan para pemuda, mulai dari pelajar SMA, mahasiswa, hingga organisasi kepemudaan di Bangka Belitung.

Ketua FKPT Babel Sri Wahyuni mengatakan, pihaknya sengaja melibatkan para generasi muda dalam kegiatan itu karena rentan dan rentan terpapar paham radikalisme dan terorisme.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan para generasi muda ini mampu membentengi dari paham-paham terlarang itu. Jadi anak-anak muda ini memahami tentang apa itu paham radikalisme dan cara pencegahannya,” ungkapnya.

Ia mengatakan anak muda Bangka Belitung masih menjadi kelompok yang paling berbahaya terpapar paham radikalisme.

“Berdasarkan survei yang menyasar masyarakat umum dan kelompok anak muda. Paling berbahaya itu kelompok anak SMA. Makanya sangat perlu diberikan imunisasi (edukasi-red),” ucap Sri.

Selain itu, dirinya juga meminta agar nantinya para peserta dapat memberikan edukasi, baik kepada sesama teman, keluarga dan masyarakat umum lainnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangka Syahbudin mendukung atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, Kabupaten Bangka sendiri masih cukup aman dari adanya paham radikalisme dan terorisme. Meskipun begitu, pihaknya tetap mewaspadai akan tumbuhnya bibit-bibit pahan tersebut.

“Segala aspek yang mengarah ke radikalisme dan terorisme harus segera ditindak sehingga tidak ada lagi paham itu dan musnah,” ungkapnya.

Ia juga menilai kaum milenial sangat rentan terpapar paham tersebut karena sering menggunakan Media sosial.

“Kelompok radikalisme ini banyak menyebarkan pahamnya melalui medsos, karena itu pemuda kita sangat rentan. Makanya kita harus sering membuat kegiatan yang positif,” tegas Syahbudin.

Kegiatan tersebut juga mendatangkan beberapa orang sebagai narasumber, salah satu diantaranya merupakan Rektor UBB Ibrahim.(red)

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas