Satu Hektar Bawang Merah di Bateng Hasilkan 9 Ton

Avatar of INTRIK.ID
IMG 20220721 WA0010
Foto: Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman saat panen bawang merah.(Erwin/intrik)

# Baru Memenuhi Kebutuhan 18,30 Persen

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Satu hektar kebun bawang merah di Bangka Tengah bisa menghasil 9 ton. Hal itu terlihat dari hasil panen kelompok tani Timur Makmur Desa Air Mesu, Pangkalanbaru.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menjelaskan, sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang tetap bertahan sekaligus sebagai sektor utama pendorong pemulihan ekonomi nasional akibat dampak pandemi Covid-19.

Menurutnya, hal ini karena sektor pertanian menjadi kebutuhan prioritas yang berkaitan langsung dalam pemenuhan hajat hidup manusia.

“Awal bulan Mei tahun 2022 kemarin kita mengalami fenomena kenaikan harga bawang merah,” kata Algafry saat ikut panen, Selasa (19/7/2022).

Meski demikian, dengan adanya bantuan dari program APBD, diharapkan dapat menstabilkan harga bawang merah di Bangka Tengah.

“Melalui dana APBD II Tahun Anggaran 2022, kami akan melakukan pengembangan tanaman bawang merah di Kabupaten Bangka Tengah seluas 5 hektar,” jelasnya.

Berdasarkan data statistik pertanian tahun 2021, diketahui bahwa luas tanam bawang merah di Bateng mencapai 117 hektar dengan luas panen 77 hektar dan produktivitas rata-ratanya sekitar 9,05 ton per hektar.

Di tempat lain, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah, Sukandar mengungkapkan bahwa rata-rata konsumsi bawang merah satu orang di Bangka Tengah sebanyak 3,15 kilogram per tahun.

Lanjut dia, meski produktifitas bawang merah di Bangka Tengah cukup tinggi, namun belum bisa sepenuhnya mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat.

“Dari data tahun 2021, presentase pemenuhan produksi bawang merah terhadap tingkat konsumsi masyarakat di Bateng baru sekitar 18,30 persen. Sisanya kita masih tetap perlu impor dari luar,” ungkap Sukandar.(Erwin)